SANGIHE - BEDAINNEWS.COM — Perajin di Sangihe tekuni usaha kerajinan tradisional pandai besi guna menambah modal kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan anak, Jumat (30/10/2026).
Keterampilan mengolah besi tua menjadi berbagai peralatan rumah tangga tersebut ditekuni oleh warga Kampung Petta Barat, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Di sela-sela profesinya sebagai pekerja bangunan, aktivitas pembuatan pisau dan alat dapur dikerjakan secara mandiri dari rumah bersama sang istri.
Hasil olahan kerajinan tangan lokal tersebut rutin dipasarkan ke sejumlah pasar tradisional serta melayani pesanan dari pelanggan tetap di wilayah perbatasan.
Proses Produksi Produk Kerajinan dan Perputaran Omzet Harian
Dengan mengandalkan tenaga sendiri, kapasitas produksi harian mampu menghasilkan sekitar 15 unit pisau berbagai ukuran serta alat pengupas kelapa.
Perajin pandai besi setempat, Rahman (45), mengungkapkan bahwa harga jual produk bervariasi mulai dari Rp20 ribu hingga Rp70 ribu per unit.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Hasilnya bisa membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan biaya pendidikan anak," tutur Rahman saat ditemui di rumahnya.
Dari aktivitas berjualan di Pasar Sawang Jau, perputaran omzet penjualan berbagai produk olahan besi tersebut mampu mencapai Rp500 ribu per dua hari.
Kemandirian Bahan Baku dan Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga
Untuk menjaga kelancaran produksi, pasokan bahan baku besi dipasok dari kios lokal dan kebutuhan arang diperoleh melalui jaringan usaha kerabat.
Ketekunan mengolah produk tradisional bernilai guna tinggi terbukti menjadi tumpuan ekonomi keluarga dalam menghadapi dinamika biaya hidup daerah.
Keberadaan perajin lokal di wilayah kepulauan memegang peranan penting dalam menyediakan peralatan kerja bagi masyarakat petani dan nelayan.
Melalui keuletan usaha rumahan, kemandirian ekonomi masyarakat di pelosok perbatasan Indonesia terus bersemi dan bertahan secara berkelanjutan. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!