SANGIHE - BEDAINNEWS.COM — Kisah perantau Makassar di Sangihe ketuk simpati warga lewat kegigihan menjemput nafkah harian dengan berjalan kaki menyusuri jalanan, Sabtu (24/10/2026).
Perjuangan pantang menyerah tersebut dilakoni oleh Haji Jajang (65), lansia perantau asal Makassar yang telah menetap di Kepulauan Sangihe sejak tahun 2016.
Berdasarkan pantauan langsung di Dusun IV Kampung Naha, Kecamatan Tabukan Utara, sekitar pukul 07.00 WITA, ia terlihat membawa peralatan dagangan berupa kepala kompor minyak tanah.
Pria yang mengontrak di Jalan Pattimura, Kota Tahuna, ini mengandalkan bunyi giring-giring besi untuk menawarkan sparepart buatan sendiri sekaligus jasa servis kompor rusak.
Menyusuri Kampung Naik Angkot Hingga Jalan Kaki Rumah ke Rumah
Aktivitas rutin mencari nafkah ini konsisten dijalani Haji Jajang setiap pagi mulai pukul 06.00 WITA dari rumah kontrakan di Tahuna.
Jika hendak menjangkau pelanggan di luar wilayah perkotaan, ia memanfaatkan angkutan umum sebelum melanjutkan langkah kaki menyusuri lorong pemukiman warga.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Saya keliling jualan dan tawarkan jasa perbaiki kompor hanya buat makan keluarga di rumah," ujar Haji Jajang, Sabtu (24/10/2026).
Pada Sabtu pagi tersebut, ia menumpangi angkot rute Tahuna–Petta dan turun di Bundaran Naha untuk menjajakan jasa ke rumah-rumah warga lokal.
Ketabahan Menghadapi Hasil Tak Tentu Demi Momen Mudik Lebaran
Di usianya yang telah menginjak senja, Haji Jajang menyadari bahwa pendapatan dari usaha servis kompor keliling tidak pernah menentu setiap harinya.
Kendati demikian, rasa syukur dan kesabaran menjadi pijakan utamanya untuk terus melangkah melayani warga yang membutuhkan keahliannya.
Seluruh jerih payah dan keringat yang ia curahkan di perantauan dikumpulkan demi menopang kebutuhan dapur serta persiapan mudik Lebaran ke kampung halaman.
Langkah kaki Haji Jajang di jalanan Sangihe menjadi simbol nyata tentang tanggung jawab, cinta, dan dedikasi seorang kepala keluarga demi kebahagiaan insan tercinta.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!