Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Kakek 99 Tahun Jual Koran di Surabaya: Menolak Mengemis!

Kontributor: Arik Al Jawi (Surabaya - Jatim)|Editor: Redaksi Bedain|
Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 00.34 WIB
|
1 menit baca
Kakek 99 Tahun Jual Koran di Surabaya: Menolak Mengemis!
Kakek Benny Haji Nur (99) penjual koran di Surabaya, Rabu (14/10/2026). Foto: Arik Al Jawi, Surabaya-Jatim
šŸš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Nyaris seabad, Kakek Nur (99) setia jual koran di jalanan Surabaya demi menyambung hidup. Prinsip pantang mengemis bikin hati terenyuh!
⚔ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Di bawah terik matahari sore yang membakar sudut Kota Surabaya, sesosok tubuh renta berdiri teguh di simpang empat lampu merah RS William Booth.

2

Di tengah hiruk-pikuk pengendara yang sibuk menatap layar smartphone, Kakek Benny Haji Nur (99) justru setia memegang lembaran koran cetak, Rabu (14/10/2026).

3

Pria kelahiran tahun 1927 yang usianya kini hampir genap satu abad tersebut merupakan salah satu penjaja media cetak terakhir yang masih bertahan di era...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

SURABAYA - BEDAINNEWS.COM — Di bawah terik matahari sore yang membakar sudut Kota Surabaya, sesosok tubuh renta berdiri teguh di simpang empat lampu merah RS William Booth. Di tengah hiruk-pikuk pengendara yang sibuk menatap layar smartphone, Kakek Benny Haji Nur (99) justru setia memegang lembaran koran cetak, Rabu (14/10/2026).

Pria kelahiran tahun 1927 yang usianya kini hampir genap satu abad tersebut merupakan salah satu penjaja media cetak terakhir yang masih bertahan di era digital.

Dua Ribu Rupiah Demi Kehormatan Diri

Setiap pagi, anak Kakek Nur mengambil pasokan koran harian tidak lebih dari 15 hingga 20 eksemplar. Dari setiap lembar koran yang berhasil dijual hingga sore hari, ia hanya mengantongi keuntungan bersih Rp2.000 per eksemplar.

Saat ditanya alasan masih bertahan mengais rezeki di jalanan pada usia lanjut, jawaban Kakek Nur sangat menyentuh hati nurani.

"Dengan usia hampir satu abad ini, saya pokoknya bisa makan. Tidak mengemis atau mengamen karena rawan terkena razia Satpol PP. Saya jalani sebisa mungkin berjualan koran," tutur Kakek Nur dengan nada tenang.

šŸ“² KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Paradoks Zaman dan Pertanyaan Konstitusi

Pemandangan Kakek Nur menyajikan fenomena paradoks yang mendalam. Di satu sisi, industri media cetak yang kerap dinilai mulai senja justru menjadi sandaran hidup bagi seorang lansia demi menyambung nyawa tanpa harus meminta-minta.

Di sisi lain, potret perjuangan Kakek Nur menyisakan pertanyaan besar terkait kehadiran negara dalam menjalankan amanat konstitusi untuk melindungi dan menjamin kesejahteraan warga usia lanjut (elderly care). Keharusan bekerja fisik di jalanan pada usia 99 tahun mencerminkan ruang perlindungan sosial yang masih perlu dibenahi.B

Kontributor: Arik Al Jawi (Surabaya - Jatim)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Kakek Penjual KoranHuman InterestKisah InspiratifSurabayaLansia Bekerja
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...