INDRAMAYU - BEDAINNEWS.COM โ Di usia 60 tahun, Tumorang masih tekun berjualan di sebuah warung sederhana di Desa Wirakanan, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu. Perempuan asal Sumatra itu telah menetap di Indramayu selama sekitar 30 tahun dan tetap berjualan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Di warung kecilnya, Tumorang menjajakan kopi saset dan minuman dingin bagi warga maupun pengendara yang singgah. Usaha tersebut menjadi salah satu sumber penghasilannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selama tinggal di Indramayu, Tumorang mengaku nyaman dengan kehidupan yang dijalaninya. Meski saudara-saudaranya menyarankan agar ia kembali ke Sumatra, ia memilih bertahan di tanah perantauan.
โWalaupun saudara menyuruh saya pulang ke Sumatra, saya tidak mau. Indramayu sudah seperti rumah sendiri. Saya ingin tetap di sini dan berjualan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,โ ujarnya.
Baginya, berjualan merupakan cara untuk tetap mandiri dan memenuhi kebutuhan hidup melalui hasil kerja sendiri. Ia pun terus menjalankan usaha kecilnya meski usianya telah memasuki masa senja.
Setelah sekitar tiga dekade tinggal di Indramayu, Ibu Tumorang telah menjadikan daerah tersebut sebagai tempat untuk melanjutkan hidup. Jauh dari kampung halaman, ia tetap berusaha mempertahankan penghidupannya melalui warung sederhana yang dikelolanya. B
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!