PIDIE - BEDAINNEWS - Memulai aktivitas sejak pagi, Fajri, warga Gampong Dua Paya, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Aceh, berjualan bubur untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Usaha tersebut menjadi sumber penghasilannya dengan menawarkan makanan kepada masyarakat.
Setiap hari, Fajri menjajakan dua jenis dagangan, yakni bubur kacang hijau dan bubur kanji. Ia mulai berjualan sekitar pukul 06.00 hingga 09.00 WIB, kemudian melanjutkan perjalanan ke sejumlah lokasi untuk menawarkan dagangannya kepada lebih banyak pembeli.
Pagi hari menjadi waktu yang dimanfaatkan Fajri untuk menjangkau warga yang membutuhkan sarapan sebelum memulai aktivitas. Dengan berjualan sejak awal hari, ia berupaya memanfaatkan kesempatan ketika masyarakat mulai beraktivitas.
Selain bubur kacang hijau yang dikenal sebagai salah satu menu sarapan, Fajri juga menyediakan bubur kanji untuk memberikan pilihan kepada pelanggan.
Usai berjualan di lokasi awal, Fajri tidak langsung mengakhiri aktivitasnya. Ia kembali berkeliling ke tempat lain agar dagangannya dapat menjangkau masyarakat di lokasi berbeda.
Berjualan Mandiri demi Memenuhi Kebutuhan Hidup
Aktivitas Fajri mencerminkan keseharian pedagang kecil yang mengandalkan usaha sendiri untuk memperoleh penghasilan. Pekerjaan tersebut membutuhkan kedisiplinan, mulai dari mempersiapkan dagangan hingga menjajakan makanan kepada calon pembeli.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Konsistensi berjualan menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan usaha. Fajri pun memulai aktivitas sejak pagi agar dapat menawarkan dagangannya ketika masyarakat sedang mencari sarapan.
Perdagangan makanan sederhana, seperti bubur kacang hijau dan bubur kanji, turut mewarnai kegiatan ekonomi masyarakat di tingkat gampong. Selain memenuhi kebutuhan sarapan warga, usaha tersebut menjadi salah satu cara masyarakat memperoleh penghasilan secara mandiri.
Dengan menjalani rutinitas berjualan dan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain, Fajri terus berusaha mendapatkan pembeli. Baginya, ketekunan menjalankan usaha menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!