Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Budaya

Tradisi menyamu besan masih dipertahankan masyarakat Gampong

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain|
Minggu, 27 September 2026 pukul 09.40 WIB
|
1 menit baca
Tradisi menyamu besan masih dipertahankan masyarakat Gampong
Masyarakat Gampong Rambong Meunasah U Gadeng menggelar Khenduri Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menyantuni anak yatim serta mempererat tradisi menyamu besan. (Ft : Bedainnews.com/ Iskandar)
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
BEDAINNEWS.COM – Khenduri Maulid Nabi Muhammad S...
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Tradisi menyamu besan masih dipertahankan masyarakat Gampong Rambong Meunasah U Gadeng, Pidie, dalam rangkaian khenduri Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu...

2

Tradisi tersebut dilakukan dengan menjamu tamu dari sejumlah gampong yang memiliki hubungan kekeluargaan dan silaturahmi dengan masyarakat Rambong Meunasah U...

3

Tamu yang dijamu berasal dari Gampong Mee Tanjong, Meunasah Blang, Gampong Lada, Meunasah Barat, Meunasah Cot dan Gampong Cot Khuthang.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PIDIE - ACEH - BEDAINNEWS.COM – Tradisi menyamu besan masih dipertahankan masyarakat Gampong Rambong Meunasah U Gadeng, Pidie, dalam rangkaian khenduri Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (27/9/2026).

Tradisi tersebut dilakukan dengan menjamu tamu dari sejumlah gampong yang memiliki hubungan kekeluargaan dan silaturahmi dengan masyarakat Rambong Meunasah U Gadeng.

Tamu yang dijamu berasal dari Gampong Mee Tanjong, Meunasah Blang, Gampong Lada, Meunasah Barat, Meunasah Cot dan Gampong Cot Khuthang.

Peutuah Imum Meunasah U Gadeng, Tgk. Saifullah, mengatakan tradisi Maulid di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga hubungan sosial antarmasyarakat.

“Maulid Nabi menjadi momentum masyarakat untuk memperkuat ukhuwah dan silaturahmi,” ujar Saifullah.

Menurutnya, hubungan antargampong yang telah terjalin secara turun-temurun menjadi salah satu alasan tradisi menjamu besan tetap dijalankan dalam rangkaian Maulid.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Tradisi tersebut mempertemukan masyarakat dari berbagai gampong dalam suasana kekeluargaan. Pertemuan semacam itu menjadi kesempatan bagi warga untuk menjaga hubungan yang telah terbangun sebelumnya.

Tokoh Masyarakat Rambong Meunasah U Gadeng, Bustamam, mengatakan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempertahankan tradisi tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Meunasah U Gadeng dan para tamu yang telah hadir,” kata Bustamam.

Ia berharap tradisi menyamu besan tetap dipertahankan sebagai bagian dari budaya masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Rambong Meunasah U Gadeng, Maulid tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Di dalamnya terdapat tradisi sosial yang mempertemukan warga lintas gampong dan menjaga hubungan kekeluargaan yang telah berlangsung dari generasi ke generasi.(*)

Kontributor : Iskandar (Pidie - Aceh)

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:GampongMaulidMenyamuBesanPIDIE - ACEH
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...