MANADO - BEDAINNEWS.COM ā Antrean panjang pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat dikeluhkan di kawasan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, kini telah kembali normal dan terkendali secara efektif.
Berdasarkan pemantauan mendalam oleh tim redaksi bedainnews.com di lokasi pada Selasa (20/10/2026) pukul 02.00 WITA, area fasilitas pengisian tampak lengang tanpa adanya penumpukan atau antrean kendaraan bermotor.
Kondisi lengang tersebut bertepatan dengan penghentian sementara operasional SPBU, di mana para petugas sedang fokus melaksanakan prosedur standar pembongkaran pasokan BBM dari mobil tangki Pertamina langsung menuju ke tangki pendam.
SPBU Wanea dengan kode registrasi (74.955.05) yang berlokasi strategis di Jalan Sam Ratulangi, Tanjung Batu, berada tepat di depan kawasan niaga M Icon Manado, menjadikannya salah satu titik vital distribusi energi di perkotaan.
Fasilitas pengisian strategis ini secara konsisten melayani mobilitas masyarakat secara rutin setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 23.00 WITA guna menopang tingginya aktivitas ekonomi lokal.
Petugas SPBU Wanea memastikan bahwa ketersediaan stok BBM di tempatnya bertugas berada dalam kondisi sangat aman, memadai, serta terdistribusi dengan lancar tanpa hambatan berarti.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Sebagai langkah mitigasi kelangkaan, PT Pertamina (Persero) secara konsisten dan terukur rutin menyuplai pasokan BBM sebanyak dua kali dalam sehari guna mengantisipasi tingginya kurva kebutuhan bahan bakar warga Kota Manado.
"Stok ketersediaan aman dan lancar. Tadi pagi masuk 8.000 liter dan siang ini kembali masuk 8.000 liter," ujar petugas SPBU saat memberikan keterangan resmi kepada awak media, Selasa (20/10/2026).
Berdasarkan evaluasi operasional, pihak pengelola menyampaikan bahwa gelombang antrean kendaraan di SPBU Wanea sudah kembali melandai secara signifikan dan berjalan normal.
Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak mudah panik melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan (panic buying), mengingat pasokan harian BBM dari PT Pertamina (Persero) terus mengalir lancar.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!