Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Rahasia Sukses Kerupuk Udang Depati Lingga, Halal & SNI!

Kontributor: Awalludin (Lingga – Kepulauan Riau)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 19 Oktober 2026 pukul 09.39 WIB
|
1 menit baca
Rahasia Sukses Kerupuk Udang Depati Lingga, Halal & SNI!
Kerupuk Udang DEPATI produksi rumahan di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga GO Internasional, Senin (19/10/2026). Doc. Awalludin, Bedain News
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Nikmati kelezatan Kerupuk Udang DEPATI dari Lingga. Bersertifikat SNI & Halal, tanpa pengawet, dan sukses berdayakan warga lokal. Simak kisahnya!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Keunggulan mutu dan jaminan keamanan pangan menjadi kunci utama kesuksesan Kerupuk Udang DEPATI produksi rumahan di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten...

2

Selain lezat, produk kuliner lokal ini diproduksi murni tanpa menggunakan bahan pengawet sintesis, Senin (19/10/2026).

3

Pemilik usaha, Tasipudin, menjelaskan bahwa bahan baku yang digunakan sangat sederhana dan alami, yakni campuran tepung tapioka, gula, udang segar pilihan...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

LINGGA - BEDAINNEWS.COM, LINGGA — Keunggulan mutu dan jaminan keamanan pangan menjadi kunci utama kesuksesan Kerupuk Udang DEPATI produksi rumahan di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga. Selain lezat, produk kuliner lokal ini diproduksi murni tanpa menggunakan bahan pengawet sintesis, Senin (19/10/2026).

Pemilik usaha, Tasipudin, menjelaskan bahwa bahan baku yang digunakan sangat sederhana dan alami, yakni campuran tepung tapioka, gula, udang segar pilihan, penyedap rasa, garam, serta air. Proses pengolahannya dilakukan secara teliti dengan waktu perebusan hingga dua jam demi menghasilkan kematangan sempurna.

Jaminan Sertifikasi SNI dan Halal

Untuk memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan konsumen, Kerupuk Udang DEPATI telah mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), sertifikasi Halal resmi, serta kelengkapan izin usaha. Produk berkualitas premium ini dibanderol dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp80.000 per kilogram.

"Alhamdulillah, satu bulan maksimal kita bisa hasilkan 300 kilogram. Tanpa bahan pengawet," jelas Tasipudin.

Menggerakkan Ekonomi dan Mengangkat Kesejahteraan Warga

Kehadiran usaha olahan udang ini juga berdampak positif terhadap perputaran ekonomi warga sekitar Desa Penuba. Tasipudin saat ini mempekerjakan 10 orang karyawan lokal dengan sistem upah harian yang disesuaikan dengan beban kerja.

"Upah karyawan kita hitung per hari, nilainya bervariasi tergantung hasil pemotongan, kopek (pengupasan), dan proses perebusannya," pungkasnya.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Kerupuk Udang DEPATI menjadi potret keberhasilan ekonomi kerakyatan di mana potensi lokal mampu menciptakan lapangan kerja sekaligus melahirkan produk berdaya saing tinggi.B

Kontributor: Awalludin (Lingga – Kepulauan Riau)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Kerupuk Udang DepatiKuliner LinggaProduk Halal SNIUMKM Lingga
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...