PALU - SULTENG - BEDAINNEWS.COM — Kementerian Agama (Kemenag) mengambil langkah tegas untuk menyapu bersih praktik kecurangan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Salah satu terobosan strategis yang diluncurkan adalah kanal aduan (hotline) khusus guna membongkar jaringan mafia haji, Selasa (29/9/2026).
Langkah pengetatan pengawasan ini ditujukan untuk melindungi calon jamaah dari potensi penipuan hingga kegagalan keberangkatan ke Tanah Suci.
Masyarakat Diminta Berani Melapor
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulawesi Tengah, Muchlis, menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan mafia travel bodong sangat bergantung pada keberanian dan partisipasi aktif masyarakat. Ia mengimbau publik untuk tidak ragu melapor jika menemukan indikasi penyelewengan di lapangan.
"Kami sangat berharap masyarakat tidak tinggal diam. Jika ada indikasi pelanggaran, penyalahgunaan, atau jamaah yang gagal diberangkatkan, segera laporkan lewat hotline yang sudah disiapkan," ujar Muchlis saat memberikan keterangan.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Mekanisme Verifikasi Lapangan
Guna memastikan layanan ini tepat sasaran, jajaran Kemenag di daerah diperintahkan mengagendakan sosialisasi hotline secara masif, baik melalui spanduk fisik di kantor layanan maupun kanal media sosial resmi.
Mengenai penanganan aduan, Muchlis memastikan setiap laporan yang masuk dari pusat ke daerah akan diverifikasi ketat secara langsung ke lokasi kejadian.
"Setiap laporan yang didukung fakta dan bukti kuat pasti kami tindak lanjuti. Hotline ini adalah ruang terbuka agar tidak ada lagi mafia yang bermain dan mengorbankan calon jamaah haji maupun umrah," tegas Muchlis. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!