Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Lingkungan & Sosial

Musim Kemarau Bikin Peternak Sendang Kesulitan Pakan Ternak

Kontributor: Teguh santoso|Editor: Redaksi Bedain|
Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 12.04 WIB
|
1 menit baca
Musim Kemarau Bikin Peternak Sendang Kesulitan Pakan Ternak
Foto kiriman: Teguh santoso
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
SENDANG, TULUNGAGUNG-Musim kemarau yang melanda wilayah Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, mulai berdampak serius terhadap ketersediaan pakan ternak. Sej...
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Musim kemarau yang melanda Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, mulai berdampak terhadap ketersediaan pakan ternak.

2

Sejumlah tanaman tahunan mati akibat kekeringan, sementara rumput hijauan yang selama ini menjadi andalan peternak semakin sulit ditemukan.

3

Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat Kecamatan Sendang yang sebagian besar menggantungkan usaha peternakannya pada sapi perah dan sapi pedaging.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

TULUNGAGUNG - BEDAINNEWS.COM – Musim kemarau yang melanda Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, mulai berdampak terhadap ketersediaan pakan ternak. Sejumlah tanaman tahunan mati akibat kekeringan, sementara rumput hijauan yang selama ini menjadi andalan peternak semakin sulit ditemukan.

Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi masyarakat Kecamatan Sendang yang sebagian besar menggantungkan usaha peternakannya pada sapi perah dan sapi pedaging.

Ketersediaan pakan hijauan menjadi kebutuhan utama untuk menjaga kondisi ternak sekaligus menunjang produksi susu.

Selama ini, peternak banyak mengandalkan rumput gajah sebagai sumber pakan utama. Namun, memasuki musim kemarau, tanaman rumput gajah di sejumlah lahan mulai mengering akibat terbatasnya pasokan air.

Kondisi itu membuat peternak kesulitan memperoleh rumput dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak setiap hari. Persoalan semakin bertambah karena tanaman rumput gajah di sejumlah lahan tidak mendapatkan giliran atau jatah pengairan dari saluran irigasi setempat.

Akibatnya, tanaman yang seharusnya menjadi sumber hijauan bagi ternak turut terdampak kekeringan. Peternak sapi perah pun harus mencari pakan ke lokasi yang lebih jauh atau menggunakan alternatif hijauan lainnya.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Bagi peternak sapi perah, ketersediaan pakan menjadi salah satu kebutuhan penting karena harus dipenuhi secara rutin agar kondisi tubuh sapi tetap terjaga dan produksi susu dapat dipertahankan.

Di sisi lain, tanaman tahunan yang mati akibat kekeringan turut menambah beban petani. Lahan yang sebelumnya dapat dimanfaatkan untuk menyediakan pakan kini tidak lagi produktif seperti biasanya.

Jika kondisi tersebut terus berlangsung tanpa dukungan pasokan air yang memadai, peternak dikhawatirkan menghadapi kesulitan lebih besar dalam memenuhi kebutuhan pakan sapi. Situasi ini juga berpotensi meningkatkan biaya operasional apabila peternak harus mencari atau membeli pakan dari luar wilayah.

Kondisi tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama, khususnya dalam pengelolaan dan pemerataan distribusi air irigasi selama musim kemarau. Kebutuhan air untuk tanaman pakan ternak juga perlu dipertimbangkan agar keberlangsungan usaha peternakan sapi perah di Kecamatan Sendang tetap terjaga.

Bagi masyarakat Sendang yang menggantungkan penghidupan dari peternakan sapi perah, ketersediaan rumput hijauan bukan sekadar persoalan pertanian, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan ekonomi keluarga.

Di tengah musim kemarau, para peternak harus berupaya lebih keras untuk memastikan ternak mereka tetap mendapatkan pakan yang cukup. B

Kontributor: Teguh santoso|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:lingkungan & sosialkiriman wargaopini pembacaTulungagung
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...