Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Sorotan

Kemarau Ekstrem Manado: Kebun Pisang Layu, Waspada Api

Kontributor: Johni Sela (Manado - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain|
Senin, 26 Oktober 2026 pukul 03.01 WIB
|
1 menit baca
Kemarau Ekstrem Manado: Kebun Pisang Layu, Waspada Api
Kondisi kebun pisang di Manado layu mengering akibat kemarau panjang, Senin (26/10/2026). Doc: Johni Sela, Bedain News
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Cuaca panas ekstrem hantam Manado! Kebun pisang di Teling Bawah layu mengering, kini terancam jadi pemicu kebakaran lahan. Cek faktanya di sini!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Kebun pisang di Manado layu mengering akibat terjangan cuaca panas ekstrem di area pemukiman Teling Bawah, Senin (26/10/2026).

2

Pantauan langsung tim redaksi di lokasi menunjukkan deretan pohon pisang yang tumbuh di atas lahan kosong tanpa penghuni tersebut mengalami kekeringan parah.

3

Tumpukan pelepah daun pisang tampak berubah warna menjadi cokelat, layu, serta menggantung lemas di bagian batang pohon akibat minimnya pasokan air.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

MANADO - BEDAINNEWS.COM — Kebun pisang di Manado layu mengering akibat terjangan cuaca panas ekstrem di area pemukiman Teling Bawah, Senin (26/10/2026).

Pantauan langsung tim redaksi di lokasi menunjukkan deretan pohon pisang yang tumbuh di atas lahan kosong tanpa penghuni tersebut mengalami kekeringan parah.

Tumpukan pelepah daun pisang tampak berubah warna menjadi cokelat, layu, serta menggantung lemas di bagian batang pohon akibat minimnya pasokan air.

Meski beberapa pucuk daun menyisakan warna hijau, pertumbuhan tanaman di dekat pemukiman padat penduduk ini terhambat akibat kemarau panjang tanpa siraman air.

Kondisi Lahan Kosong Tanpa Pengurus dan Kekhawatiran Warga

Keberadaan kebun pisang yang berdiri di atas tanah milik pribadi tanpa pengurus tersebut menyedot perhatian dan keprihatinan masyarakat Teling Bawah.

Warga setempat mengonfirmasi bahwa vegetasi pisang tersebut sebelumnya tumbuh subur secara alami pada musim hujan, namun kini telantar tanpa penyiraman intensif.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

"Tanaman ini tumbuh mandiri dan sekarang berjuang bertahan hidup di tengah panas terik tanpa hujan," kata warga pemukiman sekitar.

Masyarakat berharap kondisi cuaca membaik dan hujan segera turun agar tanaman di area perbukitan pemukiman tersebut tidak mengalami kematian total.

Imbauan Pengamat Lingkungan terhadap Potensi Bahaya Kebakaran Lahan

Tumpukan sampah dedaunan serta pelepah pisang kering yang menggunung di area lahan kosong menjadi perhatian khusus pengamat lingkungan kawasan daerah.

Kondisi bahan organik yang sangat mengering di tengah gelombang panas ekstrem dinilai rentan memicu terjadinya kebakaran lahan liar di sekitar pemukiman.

Pengamat mengimbau warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan atau melakukan aktivitas pembakaran sampah terbuka di dekat area mengering tersebut.

Kewaspadaan bersama sangat diperlukan demi mencegah ancaman bahaya kebakaran serta menjaga asrinya pemandangan hijau kawasan Teling Bawah Manado.B

Kontributor: Johni Sela (Manado - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Kemarau Ekstrem ManadoKebakaran LahanTeling BawahCuaca PanasBerita Manado
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...