DONGGALA - BEDAINNEWS.COMโ Khazanah kuliner tradisional Nusantara kembali menunjukkan daya pikatnya. Di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, minuman herbal hangat berbalut resep leluhur bernama sarabba sukses menjadi magnet bagi para pemburu kuliner yang mendambakan cita rasa otentik dan sarat tradisi.
Berada di lokasi strategis tepat di depan pelabuhan kapal penumpang, Kelurahan Kabonga, Kecamatan Banawa, Kafe Mutiara milik Rasmi konsisten menjadi jujukan warga lokal maupun para pelintas yang ingin melepas penat dengan secangkir sarabba hangat, Rabu (4/11/2026).
Rasmi, sang pemilik usaha, membeberkan bahwa racikan minuman miliknya memiliki karakter rasa unggulan yang membedakannya dari produk serupa di pasaran.
"Racikan ini murni berasal dari resep leluhur nenek moyang kami. Ada tambahan rempah khusus serta teknik tersendiri dalam proses pembuatannya sehingga rasanya benar-benar khas," ungkap Rasmi saat ditemui di lokasi usahanya.
Paduan Empat Elemen Rasa dan Kuning Telur
Keistimewaan Sarabba Donggala ini terletak pada harmoni empat elemen rasa utamanya. Sensasi manis yang lembut terpancar dari lelehan gula aren murni, memunculkan aroma karamel alami yang membangkitkan selera.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Di sisi lain, kehangatan dan sensasi pedas yang melegakan tenggorokan dihasilkan dari rebusan jahe tua segar berpadu sentuhan bubuk merica, yang kemudian disempurnakan oleh gurihnya santan kelapa pilihan.
Tak berhenti di situ, sajian ini semakin sempurna berkat tambahan kuning telur ayam kampung segar yang dikocok langsung bersama kuah sarabba panas. Proses ini menciptakan tekstur minuman yang sedikit kental, creamy, berbusa, sekaligus kaya manfaat untuk memulihkan stamina tubuh.
Menjaga Konsistensi Warisan Lokal
Bagi Rasmi, kunci utama ketahanan usahanya terletak pada konsistensi. Ia menegaskan bahwa presisi takaran bumbu serta ketelitian teknik memasak mutlak dijaga, sebab kesalahan kecil dapat langsung mengubah kualitas rasa akhir.
Melalui penyajian kuliner tradisional yang terjaga ini, kekayaan lokal Donggala diharapkan tidak hanya bertahan di tengah arus modernisasi, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata kuliner unggulan bagi para pelancong nasional.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!