NGANJUK - BEDAINNEWS.COM — Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di wilayah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dilaporkan terpantau aman dan terkendali.
Berdasarkan pantauan bedainnews.com di SPBU 54.644.10 Loceret pada Selasa (20/10/2026), antrean kendaraan yang melakukan pengisian bahan bakar terlihat sepi dan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti. Harga jual BBM, baik jenis nonsubsidi maupun subsidi, baik di SPBU maupun di tingkat pengecer kios kecil, tetap bertahan pada tarif normal harian.
Hal ini memastikan masyarakat pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat dapat memenuhi kebutuhan bahan bakar harian mereka tanpa harus menghadapi antrean panjang.
Namun, situasi yang kontras justru melanda sektor pertanian. Para petani lokal kini tengah menghadapi tantangan serius akibat sulitnya memperoleh pasokan bahan bakar minyak jenis solar untuk menggerakkan mesin diesel.
Dampak Kelangkaan Solar Eceran Terhadap Ketahanan Irigasi Lahan Pertanian
Kelangkaan solar eceran ini memicu kekhawatiran mendalam di kalangan petani. Sejumlah petani mengaku sangat kesulitan mendapatkan pasokan solar guna mengoperasikan mesin pompa air yang berfungsi sebagai pengangkut cadangan irigasi ke lahan-lahan mereka.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Kondisi tersebut dinilai sangat memberatkan, mengingat saat ini lahan pertanian warga tengah berada dalam ancaman serius akibat dampak musim kemarau yang berkepanjangan. Ketiadaan solar secara langsung menghambat proses pengairan yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup tanaman.
Ismaji, seorang petani asal Desa Banaran, Kecamatan Pace, menegaskan bahwa ketersediaan solar sangat vital untuk menyedot air guna menjaga stabilitas berbagai komoditas tanaman pangan harian.
Berbagai komoditas pangan yang sangat bergantung pada ketersediaan air ini meliputi padi, cabai, bawang merah, jagung, kacang tanah, kacang panjang, kacang hijau, hingga melon dan semangka.
"Petani sangat membutuhkan solar eceran untuk mesin diesel pompa air pengairan tanaman di tengah kondisi musim kemarau yang ekstrem seperti sekarang ini," ujar Ismaji, Selasa (20/10/2026). B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!