MADANO - BEDAINNEWS.COM— Kebakaran hebat melalap sedikitnya 11 rumah warga di Jalan Kembang, Lorong Sakura, Kecamatan Sario, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Peristiwa nahas yang melanda kawasan padat penduduk tersebut terjadi sekitar pukul 16.55 WITA. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden mematikan ini.
Pantauan Bedainnews.com di lokasi kejadian pada Selasa (13/10/2026) pukul 13.45 WITA merekam kepulan asap sisa kebakaran yang masih membubung, menandakan sisa-sisa material bangunan masih terdampak panas dan proses pembersihan area belum sepenuhnya tuntas.
Tetangga korban mengungkapkan bahwa kobaran api awalnya terlihat muncul dari area plafon salah satu rumah warga sebelum akhirnya merembet dengan sangat cepat ke bangunan di sekitarnya.
Kondisi pemukiman yang memiliki jarak antar bangunan sangat rapat mempercepat penyebaran api, sehingga menyulitkan upaya pemadaman mandiri oleh warga.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna memastikan penyebab pasti pemicu timbulnya titik api di lokasi tersebut, guna mengidentifikasi apakah peristiwa ini disebabkan oleh faktor kelalaian atau adanya arus pendek listrik.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Kondisi Pengungsian: Keluhan Pasokan Air dan Listrik
Kondisi para korban saat ini cukup memprihatinkan. Para penyintas yang mayoritas merupakan mahasiswa penghuni kos kini terpaksa menumpang sementara di kediaman kerabat, sementara warga lainnya ditampung di rumah diaken GMIM untuk mendapatkan perlindungan sementara.
Sejumlah warga mulai menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, air minum, hingga pakaian layak pakai yang dikumpulkan di Kantor Kelurahan Sario. Namun, bantuan logistik tersebut belum mampu mengatasi persoalan infrastruktur dasar yang lumpuh di lokasi kejadian.
Para penyintas musibah kini mengeluhkan penghentian aliran listrik dan terputusnya pasokan air bersih pascakejadian kebakaran tersebut. Krisis utilitas ini memperburuk situasi kemanusiaan bagi mereka yang baru saja kehilangan tempat tinggal.
"Kami sangat membutuhkan air bersih untuk memasak serta kebutuhan MCK harian," ujar salah seorang warga di lokasi pengungsian dengan nada penuh keluhan.
Masyarakat sangat berharap Pemerintah Kota Manado segera memberikan perhatian ekstra serta bantuan mendesak, mengingat mayoritas harta benda milik korban tidak sempat terselamatkan dari amukan si jago merah. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!