PADANG - BEDAINNEWS.COM – Taman Rimbo Kaluang yang berada di dekat jalur utama Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, masih menjadi salah satu pilihan warga untuk menghabiskan waktu luang. Taman yang terletak di sekitar persimpangan Jalan Raden Saleh dan Jalan Rasuna Said, Kecamatan Padang Barat, ini memiliki ruang terbuka hijau yang telah direvitalisasi dan beroperasi penuh sejak 1 Januari 2026.
Di kawasan taman tersebut terdapat Monumen Pertempuran Pertama yang memperingati peristiwa 21 Februari 1946. Pada Jumat (23/10/2026), kawasan ini masih terlihat ramai dikunjungi masyarakat, baik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga maupun sekadar melepas penat.
Kondisi kabut asap yang belakangan menyelimuti Kota Padang tidak menyurutkan minat masyarakat untuk mengunjungi Taman Rimbo Kaluang. Sejumlah warga tetap memanfaatkan ruang terbuka hijau tersebut untuk bersantai dan beraktivitas.
Taman Rimbo Kaluang menyediakan berbagai fasilitas bagi pengunjung, mulai dari area bermain anak, tempat duduk untuk bersantai, hingga ruang terbuka hijau yang memberikan alternatif tempat beristirahat di tengah kesibukan perkotaan.
Keberadaan taman ini menjadi pilihan masyarakat untuk berkumpul dan menikmati waktu luang tanpa harus pergi jauh dari pusat kota.
Namun, di tengah kondisi udara yang diselimuti kabut asap, masih terlihat sejumlah pengunjung beraktivitas tanpa menggunakan masker. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan partikel asap dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Aktivitas di ruang terbuka ketika kualitas udara memburuk dapat meningkatkan risiko paparan polusi. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menggunakan masker yang sesuai untuk menyaring partikel halus, serta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara berada pada kategori tidak sehat.
Ramainya pengunjung menunjukkan bahwa ruang terbuka hijau masih menjadi kebutuhan masyarakat Kota Padang. Meski demikian, di tengah kondisi kabut asap, masyarakat perlu tetap mengutamakan kesehatan agar aktivitas di luar rumah tidak meningkatkan risiko gangguan kesehatan. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!