MINAHASA UTARA - BEDAINNEWS.COM — Kabut asap Karhutla di Manado kepung jalur Tol Manado–Bitung hingga mengganggu jarak pandang dan kesehatan, Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan sekitar pukul 15.00 WITA, kabut pekat dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyelimuti Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara.
Kondisi pandangan yang kian terbatas memaksa laju kendaraan roda empat yang melintasi jalur tol utama tersebut melambat demi menghindari risiko kecelakaan lalu lintas.
Kepungan asap tebal ini memicu gelombang keluhan warga lokal maupun para pengendara yang merasakan perih di mata hingga sesak napas saat melintas.
Kesaksian Dokter Tasya dan Desakan Pembagian Masker Gratis
Ancaman paparan racun partikel debu kayu terbakar ini kian mengkhawatirkan bagi keselamatan kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia di Minahasa Utara.
Seorang tenaga medis yang melintas di area tol, dr. Tasya (35), mengonfirmasi terjadinya lonjakan drastis jumlah pasien dengan gejala penyakit saluran pernapasan.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Kondisi paparan asap ini sangat berbahaya, kebanyakan pasien yang datang ke fasilitas kesehatan saat ini dirawat dengan keluhan ISPA," tegas dr. Tasya, Sabtu (24/10/2026).
Merespons situasi darurat kesehatan tersebut, masyarakat mendesak instansi kesehatan daerah untuk segera bertindak cepat membagikan masker medis secara gratis.
Sinergi Darurat Pemadam Api dan Imbauan Waspada Jalan Tol
Krisis polusi udara akibat Karhutla di Sulawesi Utara membutuhkan penanganan darurat terpadu dari BPBD, Manggala Agni, hingga jajaran Kepolisian setempat.
Tim pemadam kebakaran diharapkan bergerak cepat memadamkan titik api utama di kawasan hutan agar kepungan asap tidak masuk ke area pemukiman.
Pengelola jalan tol dan Kepolisian imbau para pengemudi untuk tetap waspada dengan menyalakan lampu utama serta menjaga jarak aman berkendara.
Warga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan hingga kualitas udara di wilayah Manado dan Minahasa Utara kembali pulih normal..B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!