Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Sorotan

Asap Karhutla Manado Kepung Tol, Warga Keluhkan ISPA

Kontributor: Ingrid F. Rumetor (Manado - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain|
Sabtu, 24 Oktober 2026 pukul 11.01 WIB
|
1 menit baca
Asap Karhutla Manado Kepung Tol, Warga Keluhkan ISPA
Kabut asap Karhutla di Manado kepung jalur Tol Manado–Bitung, Sabtu (24/10/2026). Doc: Ingrid F. Rumetor , Bedain News
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Kabut asap pekat akibat Karhutla di Manado menyelimuti Tol Manado-Bitung. Jarak pandang terbatas dan kasus ISPA melonjak drastis. Simak info lengkapnya!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Kabut asap Karhutla di Manado kepung jalur Tol Manado–Bitung hingga mengganggu jarak pandang dan kesehatan, Sabtu (24/10/2026).

2

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan sekitar pukul 15.00 WITA, kabut pekat dampak Kebakaran Hutan dan Lahan ( Karhutla ) menyelimuti Kecamatan Kalawat...

3

Kondisi pandangan yang kian terbatas memaksa laju kendaraan roda empat yang melintasi jalur tol utama tersebut melambat demi menghindari risiko kecelakaan lalu...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

MINAHASA UTARA - BEDAINNEWS.COM — Kabut asap Karhutla di Manado kepung jalur Tol Manado–Bitung hingga mengganggu jarak pandang dan kesehatan, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan sekitar pukul 15.00 WITA, kabut pekat dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menyelimuti Kecamatan Kalawat, Minahasa Utara.

Kondisi pandangan yang kian terbatas memaksa laju kendaraan roda empat yang melintasi jalur tol utama tersebut melambat demi menghindari risiko kecelakaan lalu lintas.

Kepungan asap tebal ini memicu gelombang keluhan warga lokal maupun para pengendara yang merasakan perih di mata hingga sesak napas saat melintas.

Kesaksian Dokter Tasya dan Desakan Pembagian Masker Gratis

Ancaman paparan racun partikel debu kayu terbakar ini kian mengkhawatirkan bagi keselamatan kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia di Minahasa Utara.

Seorang tenaga medis yang melintas di area tol, dr. Tasya (35), mengonfirmasi terjadinya lonjakan drastis jumlah pasien dengan gejala penyakit saluran pernapasan.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

"Kondisi paparan asap ini sangat berbahaya, kebanyakan pasien yang datang ke fasilitas kesehatan saat ini dirawat dengan keluhan ISPA," tegas dr. Tasya, Sabtu (24/10/2026).

Merespons situasi darurat kesehatan tersebut, masyarakat mendesak instansi kesehatan daerah untuk segera bertindak cepat membagikan masker medis secara gratis.

Sinergi Darurat Pemadam Api dan Imbauan Waspada Jalan Tol

Krisis polusi udara akibat Karhutla di Sulawesi Utara membutuhkan penanganan darurat terpadu dari BPBD, Manggala Agni, hingga jajaran Kepolisian setempat.

Tim pemadam kebakaran diharapkan bergerak cepat memadamkan titik api utama di kawasan hutan agar kepungan asap tidak masuk ke area pemukiman.

Pengelola jalan tol dan Kepolisian imbau para pengemudi untuk tetap waspada dengan menyalakan lampu utama serta menjaga jarak aman berkendara.

Warga mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan hingga kualitas udara di wilayah Manado dan Minahasa Utara kembali pulih normal..B

Kontributor: Ingrid F. Rumetor (Manado - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Karhutla ManadoKabut AsapTol Manado-BitungPenyakit ISPAMINAHASA UTARA
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...