Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Budaya

Jaga Warisan Leluhur, Warga Karangsinom Gelar Unjungan

Kontributor: Ade Nur|Editor: Redaksi Bedain|
Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 14.21 WIB
|
1 menit baca
Jaga Warisan Leluhur, Warga Karangsinom Gelar Unjungan
Masyarakat Karangsinom gelar tradisi Unjungan di TPU Blaklak, Kamis (15/10/2026). Foto: Ade Nur/bedainnews.com
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Masyarakat Karangsinom gelar tradisi Unjungan di TPU Blaklak. Simak makna mendalam di balik ritual jaga warisan leluhur dan pererat silaturahmi ini!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Masyarakat Karangsinom mengikuti tradisi adat Unjungan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Blaklak, Kamis (15/10/2025).

2

Kegiatan itu menjadi bagian dari melestarikan adat istiadat sekaligus menjaga warisan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

3

Unjungan bukan sekadar kegiatan adat, melainkan tradisi yang mengandung nilai kebersihan, rasa syukur, dan penghormatan kepada orang-orang yang telah...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

INDRAMAYU - BEDAINNEWS.COM — Masyarakat Karangsinom mengikuti tradisi adat Unjungan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Blaklak, Kamis (15/10/2025). Kegiatan itu menjadi bagian dari melestarikan adat istiadat sekaligus menjaga warisan leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Unjungan bukan sekadar kegiatan adat, melainkan tradisi yang mengandung nilai kebersihan, rasa syukur, dan penghormatan kepada orang-orang yang telah mendahului.

Melalui kegiatan itu, masyarakat berkumpul untuk mempererat tali silaturahmi serta memanjatkan doa bagi orang tua, keluarga, dan saudara yang telah meninggal dunia.

Dalam sambutannya, Kuwu Uun Roenah menyampaikan, Unjungan memiliki makna penting bagi kehidupan masyarakat. "Tradisi ini menjadi kesempatan untuk berkumpul, berbagi, dan mengenang jasa para leluhur yang telah menjadi bagian dari perjalanan kehidupan keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Inti dari kegiatan Unjungan ini, lanjutnya, adalah berbagi, bersilaturahmi, dan bersama-sama mendoakan orang tua, keluarga, serta saudara yang telah mendahului. "Melalui tradisi ini, kita bisa terus menjaga kebersihan sekaligus menghormati para leluhur," ujarnya.

Selain menjadi bentuk penghormatan kepada leluhur, Unjungan juga mengandung pesan kehidupan bagi masyarakat. Keberadaan makam menjadi pengingat bahwa kehidupan di dunia tidak berlangsung selamanya, sehingga setiap orang hendaknya senantiasa berbuat baik, menjaga hubungan dengan sesama, dan menghargai perjalanan hidup para pendahulu.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Nilai-nilai tersebut menjadikan Unjungan sebagai tradisi yang tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga sosial dan budaya. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi salah satu cara masyarakat mempertahankan identitas lokal di tengah perkembangan zaman.

Uun Roenah juga mengajak masyarakat untuk menjadikan kegiatan Unjungan sebagai momentum memperkuat persatuan dan memanjatkan doa bagi kebaikan bersama. Doa tidak hanya ditujukan kepada para leluhur, tetapi juga untuk keselamatan masyarakat serta kelancaran penyelenggaraan pemerintahan desa dalam menjalankan tugas dan kewajibannya.

"Melalui Unjungan ini, mari kita bersama-sama mendoakan para pendahulu, seluruh masyarakat, serta memohon agar pemerintah desa diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Semoga tradisi ini terus terjaga dan menjadi pengingat bagi kita semua," tuturnya.

Pelaksanaan Unjungan di TPU Blaklak Karangsinom menjadi gambaran bahwa adat istiadat masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat. Tradisi ini mengajarkan nilai penghormatan, kebersamaan, dan kepedulian yang perlu terus dipelihara.

Dengan menjaga tradisi Unjungan, masyarakat turut merawat warisan budaya leluhur agar tidak hilang ditelan zaman. Diharapkan, generasi muda dapat mengenal, memahami, dan meneruskan tradisi tersebut sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal yang patut dibanggakan. B

Kontributor: Ade Nur|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Unjungan KarangsinomTradisi LokalTPU BlaklakWarisan LeluhurBudaya JawaIndramayu
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...