PELALAWAN - BEDAINNEWS.COM โ Perhelatan pesta rakyat memperingati Hari Jadi Kabupaten Pelalawan resmi ditutup dengan kemeriahan luar biasa, Senin (12/10/2026).
Penutupan helat tahunan yang dimeriahkan oleh penampilan grup musik Wali tersebut berhasil menyedot ribuan warga sekaligus menggerakkan roda ekonomi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Namun, di balik riuk rendah panggung hiburan, sejumlah pengunjung mengeluhkan melonjaknya harga jajanan dan makanan di area acara.
Lonjakan Harga Jajanan di Area Pesta
Salah seorang pengunjung menuturkan bahwa patokan harga makanan yang dijual para pedagang melonjak hingga dua kali lipat dari harga normal harian.
"Harga makanan banyak yang mahal, Pak. Saya makan sate padang biasanya Rp12 ribu, di sini harganya naik jadi Rp25 ribu," ujar salah seorang pengunjung di lokasi acara.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat enggan berbelanja lebih banyak, sehingga perputaran uang di tingkat pedagang kecil menjadi kurang optimal.
Tingginya Biaya Sewa Lapak Pedagang
Hasil penelusuran media ini mengungkapkan bahwa para pedagang memiliki alasan tersendiri terkait penyesuaian harga jual tersebut. Meski panitia menyediakan sebagian lapak gratis untuk UMKM, terdapat pula stand berbayar dengan tarif bervariasi mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp2 juta selama perhelatan berlangsung.
Tingginya sewa lapak memaksa pedagang menaikkan harga jual produk demi menutup modal operasional.
Warga dan pedagang berharap pihak pengelola serta Pemkab Pelalawan dapat mengevaluasi skema sewa lapak pada helat tahun depan agar tidak mencederai esensi pesta rakyat.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!