BONE BOLANGO - BEDAINNEWS.COM — Harga Ikan Danau di Bone Bolango melonjak tajam hingga memicu sepinya aktivitas jual beli di Pasar Jumat, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Jumat (23/10/2026).
Lapak para pedagang ikan air tawar tampak lengang dari kunjungan konsumen akibat lonjakan harga komoditas utama tersebut.
Harga ikan danau jenis mujair dan nila kini dipatok pada kisaran Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram, melonjak drastis dari tarif normal Rp30.000 sampai Rp35.000 per kilogram.
Kondisi kenaikan harga yang cukup tinggi ini memaksa sebagian besar masyarakat lokal beralih memilih komoditas ikan laut yang harganya dinilai jauh lebih murah.
Ancaman Eceng Gondok dan Menipisnya Hasil Tangkapan Nelayan
Pedagang ikan danau di Pasar Jumat Kabila, Eman, mengungkapkan bahwa kenaikan harga dipicu oleh minimnya stok kiriman akibat merosotnya hasil tangkapan nelayan.
Masifnya pertumbuhan gulma eceng gondok di area perairan danau menjadi penyebab utama yang menyulitkan alur pergerakan perahu dan jaring nelayan di lapangan.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Tanaman eceng gondok mempersempit ruang gerak dan menyulitkan aktivitas penangkapan ikan oleh nelayan. Ini yang membuat harga ikan danau belum turun," beber Eman, Jumat (23/10/2026).
Menipisnya pasokan karkas ikan segar di tingkat pengepul secara otomatis mendongkrak harga jual eceran hingga menembus angka Rp45.000 per kilogram.
Warga Beralih ke Ikan Laut Demi Efisiensi Belanja Harian
Tinggi dan tidak stabilnya harga ikan air tawar secara langsung mengubah pola konsumsi serta minat beli masyarakat di Kabupaten Bone Bolango.
Seorang pengunjung pasar, Tati, mengaku lebih memilih membeli jenis ikan laut seperti dehu atau lajang demi menghemat pengeluaran dapur keluarga.
"Sudah dua minggu harga ikan laut normal. Saya memilih ikan dehu Rp20.000 atau lajang Rp30.000 per kilogram, dibanding mujair yang naik sampai Rp50.000 per kilogram," kata Tati.
Masyarakat berharap adanya penanganan serius dari pemerintah daerah untuk membersihkan gulma eceng gondok agar pasokan dan harga ikan danau kembali stabil.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!