Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Harga Cabai Rawit di Pasar Inpres Manonda Palu Tembus Rp150 Ribu

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain|
Rabu, 23 September 2026 pukul 09.02 WIB
|
1 menit baca
Harga Cabai Rawit di Pasar Inpres Manonda Palu Tembus Rp150 Ribu
Cabai Rawit di Pasar Tradisional Inpres Manonda, Kota Palu, Sulawesi Tengah, melonjak tinggi. Rabu (23/9/2026)
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Harga cabai rawit di Pasar Inpres Manonda Palu meroket Rp150 ribu per kg akibat kemarau. Pedagang keluhkan omzet merosot.
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Harga komoditas cabai rawit di Pasar Tradisional Inpres Manonda, Kota Palu, Sulawesi Tengah, melonjak tajam hingga menyentuh kisaran Rp130 ribu hingga Rp150...

2

Lonjakan harga akibat dampak kemarau berkepanjangan ini berbanding terbalik dengan pasokan kebutuhan pokok lainnya yang relatif stabil.

3

Dampak Musim Kemarau dan Perbandingan Harga Komoditas.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PALU - SULTENG - BEDAINNEWS.COM — Harga komoditas cabai rawit di Pasar Tradisional Inpres Manonda, Kota Palu, Sulawesi Tengah, melonjak tajam hingga menyentuh kisaran Rp130 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram, Rabu (23/9/2026). Lonjakan harga akibat dampak kemarau berkepanjangan ini berbanding terbalik dengan pasokan kebutuhan pokok lainnya yang relatif stabil.

Dampak Musim Kemarau dan Perbandingan Harga Komoditas

Salah seorang pedagang di Pasar Inpres Manonda, Milda (60), mengungkapkan bahwa kenaikan harga cabai rawit dipicu oleh gangguan pasokan akibat musim kemarau atau El Nino di wilayah Sulawesi Tengah. Kenaikan drastis ini hanya terjadi pada jenis cabai rawit, sementara cabai merah keriting masih bertahan di kisaran Rp50 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

"Kalau cabai rawit tembus Rp130 ribu sampai Rp150 ribu per kilogram. Berbeda dengan cabai merah dan keriting yang hanya berkisar Rp50 ribu hingga Rp65 ribu per kilonya," ujar Milda saat ditemui di lapak dagangannya.

Omzet Pedagang Merosot dan Harapan Stabilisasi Harga

Tingginya harga komoditas bumbu dapur tersebut memicu penurunan daya beli masyarakat secara signifikan. Sebagian besar konsumen memilih membatasi jumlah pembelian, yang berdampak langsung pada merosotnya omzet harian para pedagang pasar tradisional.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Warga Kota Palu dan sekitarnya berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga komoditas pangan pokok, terlebih menjelang peringatan Hari Tani Nasional.#

Kontributor: Ibrahim Aji (Palu - Sulteng)

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Pasar Manonda Paluharga cabai Palucabai rawit Palupedagang Paluharga sembako Sultengberita Palubedainpalu - sulteng
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...