BONE BOLANGO - BEDAINNEWS.COM — Harga Cabai Rawit di Bone Bolango mencekik kantong konsumen hingga menembus angka Rp150.000 per kilogram di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Kamis (22/10/2026).
Lonjakan harga komoditas bumbu dapur utama (rica) tersebut terpantau langsung di Pasar Tradisional Desa Talumopatu, Kecamatan Tapa.
Berdasarkan data pedagang di lokasi, pasokan cabai rawit berkualitas saat ini dijual pada kisaran harga Rp120.000 hingga Rp150.000 per kilogram.
Minimnya pasokan barang akibat merosotnya angka produksi di tingkat petani setempat menjadi penyebab utama melambungnya harga komoditas pedas ini.
Kemarau Panjang Dan Cuaca Ekstrem Pemicu Kelangkaan Pasokan
Salah seorang pedagang pasar setempat, Ateng, membeberkan bahwa ketersediaan stok cabai saat ini hanya bergantung pada hasil panen wilayah dataran rendah.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Kondisi tersebut kian diperparah oleh fenomena kemarau panjang serta cuaca ekstrem yang melanda wilayah Gorontalo selama enam bulan terakhir.
"Yang bikin harga rica mahal karena produksinya menurun drastis, Pak. Sekarang ketersediaan barang hanya bertumpu pada wilayah dataran rendah. Kemarau panjang dan cuaca ekstrem bikin harga rica tetap 'pidis' (pedas)," ungkap Ateng saat ditemui, Kamis (22/10/2026).
Selain cabai rawit, komoditas tomat juga bertahan tinggi di angka Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram, sedangkan bawang merah masih stabil Rp25.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
Warga Berharap Pemerintah Segera Gelar Operasi Pasar Murah
Melambungnya harga bumbu dapur utama ini kian membebani daya beli masyarakat, khususnya bagi kelompok warga berpenghasilan menengah ke bawah.
Seorang pembeli lokal, Serlin, mengeluhkan sulitnya mengatur anggaran belanja dapur harian di tengah gencatan kenaikan harga barang pokok.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Bone Bolango untuk segera mengambil langkah konkret melalui intervensi harga pasar.
"Harapan kami, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bisa segera turun tangan menggelar operasi pasar atau menekan harga bahan pokok. Kasihan warga yang kurang mampu kalau dibiarkan terus seperti ini," tegas Serlin penuh harapan.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!