MANADO - BEDAINNEWS.COM ā Lonjakan Harga Cabai di Manado tekan kelangsungan usaha mikro kuliner murah meriah di kawasan pasar tradisional, Jumat (23/10/2026).
Kondisi berat tersebut dirasakan langsung oleh Mba Dari (50), pemilik lapak kuliner khas Nasi Kuning di samping jalan masuk Pasar Jengki Bahu, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Berdasarkan pantauan langsung tim redaksi sekitar pukul 09.00 WITA, lapak legendaris yang buka sejak pagi hari ini selalu disbu oleh para pelanggan setia.
Meski porsi dagangannya laku keras dan biasa habis sebelum pukul 10.00 WITA, melonjaknya harga komoditas rempah pedas kini membayangi marjin usahanya.
Kisah Puluhan Tahun Perantau Solo dan Nasi Kuning Rp10 Ribu
Mba Dari merupakan wanita perantau asal Solo, Jawa Tengah, yang telah puluhan tahun setia berjualan nasi kuning di kawasan Pasar Jengki Bahu.
Satu porsi nasi kuning garapannya terkenal gurih, lezat, dan sangat ramah di kantong masyarakat dengan harga mulai dari Rp10.000 per porsi.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Saat ditanyai mengenai pendapatan harian, wanita ramah ini enggan menyebutkan angka pasti dan hanya menyunggingkan senyum hangat.
"Yang penting ada dan cukup untuk bertahan hidup sehari-hari di perantauan," tutur Mba Dari sederhana, Jumat (23/10/2026).
Jeritan Harga Cabai Rp190 Ribu per Kilo dan Kultur Pedas Warga
Tantangan terberat yang dialami Mba Dari saat ini adalah meroketnya harga cabai rawit merah di pasaran yang menembus angka fantastis Rp190.000 per kilogram.
Kenaikan harga bahan baku sambal ini sangat memukul omzet usahanya lantaran masyarakat Manado memiliki kebiasaan kuat menyantap makanan bersambal banyak.
"Harga cabai hari ini tembus Rp190 ribu per kilo. Ini sangat berpengaruh ke omzet karena pembeli di Manado selalu minta ekstra sambal," keluhnya.
Mba Dari berharap pemerintah daerah segera menstabilkan pasokan dan harga cabai di pasar agar usaha kecil seperti miliknya dapat terus bertahan melayani warga.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!