MANADO - BEDIANNEWS.COM - Penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran jenis Pertalite di Teling Atas, Kota Manado, Sulawesi Utara, menjadi sorotan warga.
Awak media bedainnews.com melakukan monitoring lapangan di wilayah Teling Atas guna merespons laporan lonjakan harga BBM harian, Selasa (20/10/2026).
Sejumlah pedagang eceran setempat mematok tarif penjualan BBM jenis Pertalite sebesar Rp12.000 per liter kepada pengguna kendaraan bermotor.
Para penjual mengklaim nominal tarif tersebut merupakan batasan harga normal dengan memperhitungkan biaya transportasi serta operasional pengadaan.
"Sekarang harga yang kami jual sudah harga normal, Rp12 ribu," kata salah seorang penjual eceran di lokasi, Selasa (20/10/2026).
Dampak Ekonomi Masyarakat dan Pengawasan Pemerintah
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Selisih harga jual eceran dengan tarif resmi SPBU sangat memberatkan beban pengeluaran harian pengendara motor dan pengemudi transportasi umum.
Kondisi tersebut mendesak instansi pemerintah daerah serta pihak Pertamina untuk memberikan transparansi terkait kondisi kelancaran pasokan distribusi BBM harian.
Pemerintah daerah perlu menelusuri penyebab pasti Kenaikan tarif eceran agar tidak memicu spekulasi maupun keresahan di kalangan masyarakat kecil.
Monitoring lapangan ini merupakan bentuk kontrol sosial redaksi dalam mengawal kestabilan harga kebutuhan pokok harian warga Kota Manado.
Pihak berwenang diharapkan dapat menjamin kelancaran pasokan di SPBU guna mencegah praktik penjualan eceran yang merugikan konsumen.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!