PALU - BEDAINNEWS.COM — Pedagang di Palu sorot pergerakan harga komoditas bawang merah yang terus mengalami fluktuasi ketat akibat dinamika pasokan barang di pasar tradisional, Rabu (28/10/2026).
Kondisi ketidakpastian perdagangan pangan tersebut dirasakan langsung oleh para pelaku usaha mikro di Pasar Inpres Manonda, Jalan Sapiri, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Saat ini harga jual bawang merah berada pada kisaran Rp30.000 hingga Rp40.000 per kilogram tergantung ketersediaan pasokan harian di tingkat distributor.
Ketidakstabilan harga komoditas pokok ini berdampak langsung terhadap perolehan pendapatan harian para pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari transaksi pasar.
Ketidakpastian Pasokan dan Pengakuan Pedagang Pasar
Pergerakan harga yang naik turun secara cepat membuat para pedagang kesulitan memprediksi besaran modal serta estimasi keuntungan harian.
Pedagang bawang merah di Pasar Inpres Manonda, Rahmatia (38), mengungkapkan bahwa batas bawah harga jual saat ini bertahan pada tingkat Rp30.000 per kilogram.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Harga tidak menentu, naik turunnya belum bisa dipastikan. Kadang berada di batas paling bawah sekitar Rp30.000," ujar Rahmatia saat ditemui di lapak dagangannya.
Kondisi pasokan yang fluktuatif dari daerah penghasil ditengarai menjadi pemicu utama tidak stabilnya harga eceran di tingkat pedagang pasar tradisional.
Tantangan Ketahanan Ekonomi Usaha Mikro Daerah
Fluktuasi harga komoditas pangan menjadi ujian berat bagi ketahanan ekonomi para pedagang eceran di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
Ketidakpastian ini menuntut kecermatan pedagang dalam mengelola stok agar tidak mengalami kerugian akibat pembusukan barang dagangan yang tidak terjual.
Kestabilan harga bahan pokok sangat dibutuhkan guna mengamankan arus kas usaha kecil agar tetap mampu beroperasi secara berkelanjutan.
Melalui kepastian pasokan dari rantai distribusi, iklim perdagangan di pasar tradisional diharapkan dapat kembali kondusif bagi seluruh pelaku usaha. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!