PALU - BEDAINNEWS.COM โ Harga bahan baku naik drastis menekan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis pagi (22/10/2026).
Lonjakan harga bahan pokok primer di pasaran tersebut dirasakan langsung oleh para penjual nasi kuning tradisional khas Donggala di kawasan Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kecamatan Tatanga.
Fatโun (47), pedagang nasi kuning di depan swalayan Indomaret setempat, mengeluhkan melambungnya harga modal usaha yang kian membebani pendapatan harian.
Kenaikan tajam terjadi pada komoditas daging sapi, daging ayam, ikan segar, hingga bumbu dapur utama seperti cabai rawit (rica) dan bawang.
Cabai Rawit Tembus Rp140 Ribu Dan Daun Pisang Naik Dua Lipat
Fat'un membeberkan bahwa harga pasaran daging sapi saat ini menyentuh angka Rp140.000 per kilogram, sementara daging ayam mencapai Rp80.000 per ekor.
Bahkan harga cabai rawit melonjak sangat pesat hingga menyamai harga daging sapi di pasaran Kota Palu.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Bumbu-bumbu seperti bawang dan cabai rawit (rica) naik pesat, rica bahkan mencapai Rp140.000 per kilogram," ungkap Fat'un saat ditemui Bedainnews.com, Kamis pagi (22/10/2026).
Tak hanya bahan masakan utama, harga pembungkus alami berupa daun pisang juga melambung hingga dua kali lipat dibanding kondisi normal.
Pertahankan Harga Jual Makanan Demi Menjaga Pelanggan Setia
Kendati biaya operasional dapur membengkak, Fat'un memilih bertahan dan tidak menaikkan harga jual porsi nasi kuning Donggala buatannya.
Satu porsi nasi kuning gulung daun pisang tetap dibanderol bersahabat, yakni Rp10.000 untuk lauk telur atau ikan, Rp12.000 lauk ayam, dan Rp15.000 lauk daging sapi.
Langkah ini diambil agar tidak memberatkan kantong para pelanggan setia yang didominasi oleh warga sekitar dan pekerja harian.
Fat'un berharap pemerintah daerah setempat segera turun tangan mengendalikan stabilitas harga sembako agar perekonomian pedagang kecil kembali normal.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!