DONGGALA - BEDAINNEWS.COM — Program revitalisasi satuan pendidikan yang direalisasikan sepanjang tahun 2025–2026 di Kabupaten Donggala mulai memancarkan harapan baru bagi dunia pendidikan di wilayah tersebut.
Mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, hingga SMP, program yang diinisiasi oleh Presiden RI Prabowo Subianto ini terbukti mampu memperbaiki kondisi sarana dan prasarana sekolah secara signifikan.
Hal tersebut disampaikan oleh Dulman, S.Pd., saat ditemui oleh jurnalis BedainNews, Syahzan, di Kantor Dispora Kabupaten Donggala pada Selasa (13/10/2026).
Dulman menjelaskan bahwa program revitalisasi ini merupakan langkah krusial pemerintah pusat dalam mengintervensi serta meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan yang sebelumnya mengalami keterbatasan atau pengabaian.
Ia pun menaruh harapan besar agar program bantuan ini dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, sehingga jangkauan manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh lebih banyak satuan pendidikan di seluruh pelosok Donggala.
Akurasi Data Dapodik Sarpras: Kunci Vital Distribusi Bantuan
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Di balik peluang besar untuk memperoleh bantuan fisik, Dulman memberikan atensi khusus terhadap peran vital para operator lembaga pendidikan di seluruh Kabupaten Donggala.
Ia mengimbau dengan tegas kepada seluruh operator PAUD, SD, maupun SMP agar senantiasa melakukan pembaruan secara berkala pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik), terutama pada komponen sarana dan prasarana (sarpras).
Menurutnya, pembaruan data yang konsisten sangat krusial guna memastikan kondisi riil fisik sekolah tercatat secara akurat dan sinkron dengan fakta objektif di lapangan.
Data yang akurat dan mutakhir bukan sekadar deretan angka, melainkan instrumen utama dalam mendukung perencanaan strategis serta pemetaan kebutuhan pembangunan fasilitas pendidikan di daerah secara efektif.
Dulman menekankan agar para operator tidak memandang pengisian Dapodik hanya sebagai rutinitas administrasi belaka, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab besar lembaga terhadap masa depan pendidikan.
Ketepatan data sarpras akan membantu pemerintah pusat dalam mengidentifikasi kebutuhan sekolah secara presisi, sehingga alokasi program bantuan dapat terdistribusi secara tepat sasaran tanpa ada sekolah yang terlewatkan.
"Alhamdulillah, melalui program Presiden RI Prabowo Subianto terkait revitalisasi, banyak sekolah di Donggala yang sudah merasakan manfaat langsung," ujar Dulman.
Ia menegaskan bahwa tugas kolektif saat ini adalah memastikan seluruh kebutuhan fasilitas sekolah terdata secara lengkap dan valid demi menjamin kemajuan pendidikan yang berkelanjutan.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!