DONGGALA - BEDAINNEWS.COM — Kompleks bekas Pusat Koperasi Kopra Daerah (PKKD) di Kelurahan Tanjung Batu, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menyimpan rekam sejarah panjang. Bangunan era kolonial eks Coprafondas ini merupakan saksi bisu kejayaan perdagangan kopra internasional.
Kini, situs tersebut berstatus Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) dengan kualifikasi nilai penting tingkat utama untuk area gudang dan tingkat madya untuk bangunan kantor.
Saksi Sejarah dan Ketahanan Bencana
Selain dikuasai pengusaha Belanda dan difungsikan sebagai gudang logistik tentara Jepang, kompleks ini memiliki ketahanan struktur fisik luar biasa. Kerangka balok kayu khas arsitektur masa lalu terbukti bertahan tanpa roboh saat dihantam gempa bumi dan bencana tsunami pada 2018.
Warga lokal Kelurahan Tanjung Batu, Anwar, mengonfirmasi kekokohan bangunan tua tersebut saat bencana melanda kawasan sekitar.
"Bangunan gudang PKKD ini tetap berdiri dengan kokoh meskipun diguncang gempa hebat dan dihantam terjangan air bah tsunami yang meluluhlantakkan kawasan sekitarnya," ujar Anwar saat menceritakan ketahanan bangunan tersebut di lokasi.
Ketahanan arsitektur serta nilai sejarahnya yang tinggi tak hanya menjadi daya tarik warga lokal, melainkan juga memikat minat para peneliti asing untuk mengkaji keunggulan konstruksi kayu bangunan kolonial ini.B
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!