BATAM - BEDAINNEWS.COM â Gubernur Kepri ajak peserta Rakernas PJS kunjungi Pulau Penyengat guna mengenalkan keagungan sejarah peradaban Melayu di Nusantara, Kamis (5/11/2026).
Undangan khusus tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad melalui Sekretaris Daerah Misni saat menghadiri pembukaan Rakernas III Pro Jurnalismedia Siber.
Peserta rapat kerja yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia diharapkan dapat mengenal lebih dekat warisan budaya dan identitas sejarah tanah Melayu.
Kunjungan ke situs bersejarah tersebut dinilai menjadi momentum berharga bagi insan pers nasional untuk mengeksplorasi potensi destinasi pariwisata daerah.
Jejak Kejayaan Kesultanan Riau dan Warisan Intelektual
Pulau Penyengat menyimpan sejarah panjang sebagai pusat pemerintahan, keagamaan, serta kebudayaan penting pada era Kesultanan Riau - Lingga abad ke-19.
Situs peninggalan monumental seperti Masjid Raya Sultan Riau hingga makam pahlawan nasional Raja Ali Haji menjadi simbol kebesaran karya intelektual Melayu.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Pemikiran Gurindam Dua Belas yang lahir di pulau tersebut turut memberi sumbangan berarti bagi cikal bakal bahasa persatuan Bahasa Indonesia.
Pengalaman melintasi jejak peradaban ini diharapkan dapat dikemas jurnalis menjadi karya pemberitaan sejarah yang mengedukasi masyarakat luas.
Penguatan Promosi Wisata Budaya Melalui Karya Insan Pers
Dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan konsolidasi pers nasional dipadukan dengan upaya mempromosikan destinasi unggulan Kepulauan Riau ke tingkat internasional.
Para wartawan anggota PJS diimbau membagikan kisah pesona budaya pesisir demi mendongkrak minat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Sinergi promosi pariwisata berbasis narasi jurnalistik ini diyakini mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Kepri berkomitmen terus merawat cagar budaya sejarah demi menjaga kelestarian identitas bangsa Indonesia. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!