SURABAYA - BEDAINNEWS.COM — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi percetakan digital, Pak Lasdy tetap setia mempertahankan usaha percetakan konvensional di kawasan Petemon, Surabaya.
Pengusaha lokal ini terus mengandalkan ketelitian tenaga kerja manusia serta proses pengerjaan manual pada Jumat (16/10/2026).
Pilihan mempertahankan metode manual menjadi tantangan tersendiri di tengah persaingan industri mesin serba praktis. Ia menyadari penuh bahwa teknologi digital menawarkan efisiensi produksi yang jauh lebih cepat dan instan.
Ketekunan dan Pertahankan Penghidupan
Meskipun harus bersaing ketat, Pak Lasdy optimistis menjalankan bisnis yang menjadi sumber utama penghidupan keluarganya.
"Di tengah gempuran mesin digital, kami tetap mengandalkan ketelitian tangan dan keterampilan manual. Prosesnya memang butuh waktu lebih lama, tapi kejujuran hasil karya dan ketekunan inilah yang menjaga kepercayaan pelanggan kami," ujar Pak Lasdy pada Jumat (16/10/2026).
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Proses pengerjaan manual menuntut tingkat ketelitian, keahlian khusus, serta waktu operasional yang tidak singkat.
Pak Lasdy membuktikan bahwa keberadaan percetakan manual tetap memiliki ruang serta basis pelanggan tersendiri di Surabaya.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!