Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Sorotan

Harga Melonjak di Palu, Warga Minta Pengawasan Pemerintah

Kontributor: Ibrahim Aji (Palu - Sulteng)|Editor: Redaksi Bedain|
Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 05.33 WIB
|
1 menit baca
Harga Melonjak di Palu, Warga Minta Pengawasan Pemerintah
Aktivitas pedagang di Palu minta perhatian pemerintah daerah melakukan kontrol pasar, Jumat (23/10/2026). Doc: Ibrahim Aji, Bedain News.
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Harga bahan pokok di Palu terus melonjak! Pedagang desak pemerintah segera lakukan pengawasan ketat agar harga kembali stabil.
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Gejolak harga bahan pokok pedagang di Palu memicu desakan agar pemerintah daerah dan instansi berwenang segera melakukan kontrol pasar, Jumat (23/10/2026).

2

Langkah penanganan cepat dinilai sangat krusial guna mengendalikan harga komoditas pangan yang terus merangkak naik di pasar-pasar tradisional Kota Palu.

3

Sebab, dinamisnya lonjakan harga bahan baku di tingkat pedagang eceran telah menekan daya tahan para pelaku usaha kecil menengah.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PALU - BEDAINNEWS.COM — Gejolak harga bahan pokok pedagang di Palu memicu desakan agar pemerintah daerah dan instansi berwenang segera melakukan kontrol pasar, Jumat (23/10/2026).

Langkah penanganan cepat dinilai sangat krusial guna mengendalikan harga komoditas pangan yang terus merangkak naik di pasar-pasar tradisional Kota Palu.

Sebab, dinamisnya lonjakan harga bahan baku di tingkat pedagang eceran telah menekan daya tahan para pelaku usaha kecil menengah.

Para pedagang berharap pemerintah melalui dinas terkait tidak tinggal diam melihat tingginya lonjakan harga bahan pokok di lapangan.

Jeritan Pedagang Senior Usia Usaha 17 Tahun di Palu

Desakan penstabilan harga komoditas tersebut disuarakan oleh Randy, pelaku usaha kuliner masakan jadi di Jalan Bantilan, Kecamatan Palu Barat.

Pedagang yang telah berjualan selama kurang lebih 17 tahun ini menilai pengawasan harga di tingkat distributor dan pedagang besar sangat diperlukan.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

"Kami berharap instansi dan pihak berwenang dapat segera mengambil langkah tegas untuk mengendalikan harga komoditas di pasar," ujar Randy, Jumat (23/10/2026).

Menurutnya, tanpa adanya intervensi dari pemerintah daerah, harga bahan baku utama seperti cabai dan sayuran bakal terus berfluktuasi tanpa kendali.

Pentingnya Ketersediaan Stok Pangan Terjangkau Bagi Warga

Pengawasan ketat terhadap rantai pasok pangan menjadi kunci utama agar harga komoditas tetap stabil dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Kota Palu diharapkan dapat menggelar operasi pasar murah atau sidak berkala untuk memantau pergerakan harga komoditas pokok.

Kepastian harga bahan baku yang stabil tidak hanya menyelamatkan keberlangsungan usaha mikro, tetapi juga menjaga daya beli masyarakat luas.

Para pelaku usaha kuliner optimistis ekonomi daerah dapat kembali bergairah jika rantai pasok dan harga komoditas pangan berhasil dikendalikan secara merata.B

Kontributor: Ibrahim Aji (Palu - Sulteng)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Harga Bahan PokokPasar PaluKenaikan Harga PanganBerita Palu
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...