SERDANG BEDAGAI - BEDAINNEWS.COM โ Epan Sinaga, 14, warga Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, meluangkan waktunya berjualan nanas untuk menggantikan ibunya yang mendampingi sang ayah menjalani kontrol kesehatan di rumah sakit, Senin (2/11/2026).
Epan mengatakan, ayahnya mengalami gangguan jantung sejak sekitar enam bulan terakhir. Karena ibunya harus menemani ayahnya menjalani pemeriksaan, Epan memilih tidak masuk sekolah selama sehari untuk membantu berjualan nanas di pinggir jalan lintas provinsi, tepatnya di kawasan Simpang Pondok Tujuh menuju Bandar Jambu.
โBiasa ibu, Pak, karena ibu lagi ngawani ayah jadwal kontrol ke rumah sakit. Jualannya biasa ada yang di Simpang Naga Siangan, ada yang di sini, Pak,โ ujarnya.
Pada hari-hari biasa, Epan tetap berusaha membantu ibunya setelah pulang sekolah. Ia menyusul ibunya ke lokasi berjualan untuk membantu melayani pembeli dan meringankan pekerjaan orang tuanya.
โBiasanya kalau sudah pulang sekolah aku datang kemari, Pak. Bantu-bantu ibu biar nggak capek kali,โ ucapnya.
Menurut Epan, jumlah nanas yang terjual setiap hari tidak selalu sama. Dalam kondisi tertentu, dagangan tersebut dapat terjual hingga sekitar 50 buah dalam sehari.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Epan memilih berjualan di kawasan tersebut karena persaingan penjual nanas di sekitar tempat tinggalnya cukup banyak. Ia menilai lokasi tersebut masih memiliki peluang karena belum banyak pedagang yang menjual nanas.
โKalau di Dolok sudah banyak yang jualan nanas juga, Pak. Kalau di sini kan belum ada, Pak,โ katanya.
Epan menjelaskan, nanas yang dijual bukan milik keluarganya. Buah tersebut merupakan dagangan milik seorang toke yang setiap hari mengantarkan nanas ke rumahnya. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!