PELALAWAN - BEDAINNEWS.COM โ Program strategis nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digaungkan pemerintah untuk pemenuhan gizi anak sekolah ternyata belum dirasakan secara merata. Hingga penghujung tahun 2026, sebanyak enam sekolah di wilayah Kabupaten Pelalawan, Riau, dilaporkan belum tersentuh bantuan gizi tersebut, Kamis (5/11/2026).
Fakta lapangan ini terjadi di dua desa yang berada di jalur lintasan utama, yakni Desa Palas dan Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras.
Daftar sekolah yang hingga kini masih gigit jari menunggu kejelasan penyaluran MBG tersebut meliputi SDN 005 Palas, SDN 026 Palas, SDN 001 Kemang, SDN 021 Kemang, serta dua sekolah menengah pertama yakni SMPN 4 Pangkalan Kuras dan SMPN 8 Pangkalan Kuras.
Keluhkan Kepastian Dapur SPPG Usai Survei
Kepala SDN 021 Kemang mengungkapkan kekecewaannya lantaran pihak pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebenarnya telah beberapa kali datang mengimbau dan menghitung jumlah murid, namun hingga kini tidak ada kejelasan realisasi.
"Sudah ada pihak SPPG datang menanyakan data siswa dan bahkan sempat mau buat komitmen, tapi sampai sekarang tidak ada kabar lagi kelanjutannya," ujar Kepsek SDN 021 Kemang.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Ia menambahkan, ketidakjelasan ini menimbulkan keprihatinan mendalam mengingat aksesibilitas lokasi sekolah mereka terbilang sangat mudah dan berada tepat di pinggir jalan raya utama.
"Padahal keberadaan sekolah kami tidak jauh dari kota kabupaten dan berada langsung di Jalan Lintas Timur," tambahnya.
Orang Tua dan Majelis Guru Desak Pemerataan
Kondisi belum cairnya program MBG di enam sekolah tersebut memicu harapan besar dari pihak majelis guru serta para orang tua murid. Mereka mendesak agar tim penanggung jawab dan instansi terkait segera merampungkan proses verifikasi dan mendistribusikan MBG tanpa ada diskriminasi antarwilayah.
Para pihak berharap anak-anak di Desa Palas dan Desa Kemang bisa secepatnya menikmati hak asupan gizi seimbang sebagaimana siswa di sekolah-sekolah lainnya yang sudah lebih dulu menerima manfaat program nasional tersebut.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!