Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Umum

Kuliner Stasiun Lambung Bukittinggi Kembali Ramai, Ini Faktanya!

Kontributor: Adjurama Gustijah (Kota Bukittinggi - Sumbar)|Editor: Redaksi Bedain|
Minggu, 18 Oktober 2026 pukul 00.37 WIB
|
1 menit baca
Kuliner Stasiun Lambung Bukittinggi Kembali Ramai, Ini Faktanya!
Suasana malam yang ramai di Pusat Kuliner Kaki Lima Stasiun Lambung, Jalan Tugu Polwan, Bukittinggi, Sabtu (17/10/2026). Doc: Adjurama Gustijah, bedainnews.comAdju
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Pasca relokasi, omzet pedagang kuliner Stasiun Lambung Bukittinggi mulai merangkak naik. Bagaimana kondisi lapangan dan tantangan kemacetannya?
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Denyut perekonomian pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, perlahan berangsur membaik pasca pergeseran lokasi berdagang.

2

Pusat Kuliner Stasiun Lambung yang sebelumnya menempati area lahan PT KAI, kini beroperasi di sepanjang badan jalan mulai dari Simpang Tugu Polisi Wanita (Tugu...

3

Lapak kuliner ini resmi beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga tengah malam.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

BUKITTINGGI - BEDAINNEWS.COM โ€” Denyut perekonomian pedagang kaki lima (PKL) di kawasan wisata Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, perlahan berangsur membaik pasca pergeseran lokasi berdagang.

Pusat Kuliner Stasiun Lambung yang sebelumnya menempati area lahan PT KAI, kini beroperasi di sepanjang badan jalan mulai dari Simpang Tugu Polisi Wanita (Tugu Polwan) hingga kawasan arah Gereja HKBP Bukittinggi, Minggu (18/10/2026).

Lapak kuliner ini resmi beroperasi setiap hari mulai pukul 16.00 WIB hingga tengah malam. Aneka hidangan disajikan dengan harga terjangkau, mulai dari gorengan, kue tradisional, teh talua, hingga menu makan malam seperti nasi ampera dan pecel lele.

Relokasi ke Badan Jalan dan Omzet yang Membaik

Salah seorang pedagang gorengan di Stasiun Lambung, Agus, mengungkapkan bahwa para pedagang mulai pindah berjualan ke badan jalan sejak Desember 2025. Pergeseran ini terjadi setelah kontrak penggunaan lahan milik PT KAI diputus oleh Pemko Bukittinggi pada Mei 2025.

"Semenjak berjualan di badan jalan ini, penjualan gorengan sudah mulai berangsur membaik. Begitu juga yang saya lihat pada pedagang lainnya," ujar Agus.

Meski demikian, Agus menyebutkan omzet harian sempat sedikit menurun dalam beberapa hari terakhir akibat paparan kabut asap yang cukup tebal di Kota Bukittinggi.

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Terkait biaya operasional, para pedagang mengaku tidak dibebani retribusi tinggi. Mereka hanya membayar iuran kebersihan serta penggunaan daya listrik harian.

Potensi Kemacetan dan Harapan Kenyamanan Pengunjung

Sebagai kota wisata penarik wisatawan lokal maupun mancanegara, kawasan Stasiun Lambung menjadi destinasi favorit untuk menikmati kuliner malam dalam balutan udara sejuk Bukittinggi.

Namun, penggunaan dua sisi badan jalanโ€”satu sisi untuk lapak PKL dan sisi lainnya untuk parkir mobilโ€”membuat arus lalu lintas dua arah di jalur tersebut sering mengalami penyempitan. Tak jarang, kendaraan yang berselisih arus harus saling mengalah.

Guna menjaga kenyamanan pengunjung dan kelancaran arus lalu lintas, pihak redaksi Bedain News akan melakukan koordinasi dan diskusi lanjutan bersama Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi guna mendorong solusi penataan parkir dan rekayasa jalan yang lebih representatif. B

Kontributor: Adjurama Gustijah (Kota Bukittinggi - Sumbar)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Kuliner BukittinggiStasiun LambungPKL BukittinggiWisata Sumatra Barat
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...