SURABAYA, BEDAIN NEWS.COM — Pembangunan infrastruktur drainase di wilayah Surabaya bagian tengah hingga barat terus dilakukan pemerintah kota. Proyek yang membentang sekitar 15 kilometer itu ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sistem drainase sekaligus mendukung kelancaran akses jalan di sejumlah kawasan.
Pembangunan saluran tersebut berlangsung secara bertahap sejak era pemerintahan Wali Kota Tri Rismaharini dan berlanjut pada masa Wali Kota Eri Cahyadi.
Jalur proyek membentang dari kawasan Banyu Urip dan Girilaya menuju wilayah Surabaya bagian barat hingga Pakal dan Benowo. Sejumlah kawasan yang masuk dalam lintasan pembangunan antara lain Simojawar, Tandes, Manukan, Sememi, Babat Jerawat, hingga Pakal-Benowo yang berbatasan dengan Kabupaten Gresik.
Selain pembangunan saluran drainase, proyek tersebut berkaitan dengan penataan ruang dan infrastruktur jalan di sepanjang koridor yang dilalui.
Penataan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas drainase dan memperbaiki konektivitas antarwilayah. Namun, target Surabaya bagian tengah dan barat terbebas dari persoalan banjir maupun kemacetan pada 2027 perlu dilihat sebagai target atau harapan pemerintah, bukan hasil yang sudah dapat dipastikan.
Efektivitas proyek nantinya bergantung pada penyelesaian konstruksi, kapasitas saluran, sistem pengendalian air secara keseluruhan, serta kondisi lalu lintas di masing-masing kawasan.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Dari sisi mobilitas, pengembangan koridor tersebut berpotensi memperluas akses masyarakat menuju kawasan Surabaya Barat dan wilayah perbatasan Gresik.
Penataan infrastruktur juga diperkirakan dapat memengaruhi perkembangan aktivitas ekonomi di sekitar jalur proyek. Meski demikian, dampak terhadap kegiatan usaha, permukiman, maupun lalu lintas perlu diukur berdasarkan data dan evaluasi setelah pembangunan selesai.
Pemerintah Kota Surabaya juga masih perlu menjelaskan secara terbuka progres pekerjaan, nilai anggaran, sumber pendanaan, target penyelesaian setiap segmen, serta kapasitas drainase yang akan dibangun agar masyarakat dapat mengetahui capaian proyek secara terukur.

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!