PANDEGLANG - BEDAINNEWS.COM – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar sosialisasi Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (ARKAS) Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun Anggaran 2027 untuk jenjang sekolah dasar (SD).
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison Altama Pandeglang, Jumat (16/10/2026), tersebut diikuti perwakilan sekolah dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Peserta terdiri atas Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), kepala sekolah, OPK, bendahara, dan operator sekolah.
Kepala Subbidang Pemberdayaan Barang Milik Daerah sekaligus Pejabat Penatausahaan Barang Milik Daerah, Hayatun Nufus, hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan materi mengenai konsolidasi pencatatan dan pelaporan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).
"Pendampingan ini merupakan langkah strategis BPKAD untuk memastikan seluruh proses tata kelola keuangan daerah di Kabupaten Pandeglang berjalan secara optimal, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami ingin memberikan pemahaman secara komprehensif agar para pengelola keuangan di setiap SKPD memiliki ketelitian dan kepatuhan yang tinggi terhadap aturan," tambahnya.

Menurutnya, dinamika aturan tata kelola keuangan negara menuntut para pengelola anggaran untuk terus beradaptasi dan memperbarui pemahaman mengenai regulasi yang berlaku.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
"Pengelolaan anggaran bukan hanya sekadar penyerapan dana, melainkan bagaimana setiap rupiah dari APBD dapat dipertanggungjawabkan dengan benar," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, pengelolaan anggaran juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Pandeglang.
"Melalui pendampingan berkelanjutan ini, kami optimistis kualitas laporan keuangan daerah akan semakin mantap dan mampu mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," katanya.
Sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pengelola pendidikan tingkat SD dalam perencanaan anggaran, tertib administrasi, serta pengelolaan aset yang berkaitan dengan BOSP.
Dengan pemahaman tersebut, pengelolaan keuangan dan aset pendidikan di Kabupaten Pandeglang diharapkan semakin transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi teknis, simulasi penyusunan laporan, serta diskusi antara peserta dan tim pendamping dari BPKAD. Hasil pendampingan diharapkan dapat diterapkan di masing-masing sekolah untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!