Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

UMKM Trotoar Jakarta: Retribusi Resmi atau Pungutan Liar?

Kontributor: Mahmud Marhaba (Kemayoran-Jakarta Pusat)|Editor: Redaksi Bedain|
Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 00.33 WIB
|
1 menit baca
UMKM Trotoar Jakarta: Retribusi Resmi atau Pungutan Liar?
Gerobak pedagang UMKM memanfaatkan trotoar pada malam hari di Jakarta, Jumat, 16/10/2026). Foto: Mahmud Marhaba (bedainnews.com)
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Di balik nikmatnya kuliner malam Jakarta, ada tanya soal alur retribusi UMKM trotoar. Masuk kas daerah atau kantong oknum? Simak ulasannya!
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Pendar lampu neon dari sebuah gerobak kuning bertuliskan menu serba Rp12 ribu memecah kesunyian malam di sudut jalanan Jakarta, Jumat (16/10/2026).

2

Di atas trotoar yang telah dilengkapi bollard besi penghalau kendaraan, seorang pedagang sibuk melayani pembeli yang singgah melepas lapar di penghujung hari.

3

Pemandangan ini bukan hal baru di Ibu Kota.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

JAKARTA - BEDAINNEWS.COM โ€“ Pendar lampu neon dari sebuah gerobak kuning bertuliskan menu serba Rp12 ribu memecah kesunyian malam di sudut jalanan Jakarta, Jumat (16/10/2026). Di atas trotoar yang telah dilengkapi bollard besi penghalau kendaraan, seorang pedagang sibuk melayani pembeli yang singgah melepas lapar di penghujung hari.

Pemandangan ini bukan hal baru di Ibu Kota. Saat aktivitas perkantoran meredup dan lalu lintas mulai lengang, trotoar yang siang hari menjadi lalu lalang pejalan kaki berganti fungsi menjadi lapak mengais rezeki bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kehadiran pedagang kuliner malam ini di satu sisi memberikan kemudahan bagi warga kota untuk mendapatkan santapan terjangkau. Keberagaman kuliner malam juga menghidupkan denyut ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput.

Namun, di balik geliat usaha malam tersebut, tersimpan dinamika tata kelola kota yang membutuhkan perhatian bersama. Trotoar pada hakikatnya merupakan fasilitas publik yang diperuntukkan bagi pejalan kaki. Pemanfaatannya untuk aktivitas komersialโ€”meskipun hanya pada malam hariโ€”tentu memerlukan penataan yang bijak agar fungsi utama jalan dan keselamatan lalu lintas tetap terjaga.

Tak kalah krusial adalah aspek transparansi pengelolaan dan penarikan retribusi. Dalam setiap aktivitas pedagang yang memanfaatkan fasilitas publik, kerap timbul pertanyaan di tengah masyarakat: Ke mana alur pembayaran retribusi atau iuran harian/bulanan tersebut mengalir?

Apakah kewajiban finansial para pedagang ini disetorkan secara resmi ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta sebagai penerimaan daerah, atau dikelola mandiri oleh pihak Kelurahan serta pengurus lingkungan setempat?

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Kejelasan alur retribusi ini menjadi penting mengingat adanya uang rakyat dan aset daerah yang digunakan. Pengelolaan yang transparan dan berbasis aturan tidak hanya memastikan masuknya Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi para pedagang kecil agar terhindar dari potensi pungutan liar oleh oknum tak bertanggung jawab.

Menata UMKM malam hari di trotoar Jakarta bukanlah soal menggusur atau mematikan mata pencaharian warga. Ini adalah tentang bagaimana regulasi hadir untuk menata, membagi ruang secara adil antara pejalan kaki dan pedagang, serta memastikan setiap rupiah retribusi dikelola secara akuntabel demi kemajuan kota bersama. B

Kontributor: Mahmud Marhaba (Kemayoran-Jakarta Pusat)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:UMKM JakartaRetribusi DaerahKuliner MalamBapenda DKI JakartaTata Kota
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...