Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Nasional

DESAKAN KARHUTLA KALIMANTAN JADI BENCANA NASIONAL KIAN MENGUAT

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain|
Sabtu, 17 Oktober 2026 pukul 07.18 WIB
|
1 menit baca
DESAKAN KARHUTLA KALIMANTAN JADI BENCANA NASIONAL KIAN MENGUAT
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Daniel Johan
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Krisis karhutla di Kalimantan mengancam nyawa dan ekonomi. Pemerintah daerah angkat tangan, desakan status bencana nasional terus menguat. Baca di sini!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

COM — Desakan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan ditetapkan sebagai bencana nasional terus menguat.

2

Pemerintah pusat dituntut segera mengambil langkah tegas karena skala krisis dinilai telah melampaui kapasitas pemerintah daerah.

3

​Perwakilan organisasi masyarakat sipil di Kalimantan menegaskan bahwa karhutla saat ini bukan lagi krisis biasa.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

​BEDAINNEWS.COM — Desakan agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pulau Kalimantan ditetapkan sebagai bencana nasional terus menguat. Pemerintah pusat dituntut segera mengambil langkah tegas karena skala krisis dinilai telah melampaui kapasitas pemerintah daerah.

​Perwakilan organisasi masyarakat sipil di Kalimantan menegaskan bahwa karhutla saat ini bukan lagi krisis biasa. Dampaknya telah merenggut korban jiwa serta mengganggu aktivitas sosial, ekonomi secara meluas, sehingga membutuhkan intervensi darurat dan penanganan terpadu dari pemerintah pusat.

​“Kami mendesak agar ini segera ditetapkan sebagai bencana nasional. Pemerintah daerah sudah tidak sanggup menanggungnya,” tegas seorang perwakilan organisasi masyarakat di Gedung DPR RI,Jumat(16/10/2026).

​Anggota DPR RI Daniel Johan turut menyoroti keengganan pemerintah pusat yang menganggap pemerintah provinsi maupun kabupaten masih mampu menanggulangi karhutla.

Padahal, kapasitas dan armada penanganan di tingkat pusat sekalipun masih menghadapi kendala besar di lapangan.

​Keterbatasan daerah kian terbukti dari minimnya alokasi anggaran.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Di Kalimantan Barat, misalnya, anggaran awal penanggulangan bencana dilaporkan hanya sebesar Rp5 miliar dan baru ditambah setelah krisis membesar.

​Sejumlah organisasi di Pulau Borneo pun menaruh harapan besar kepada parlemen, khususnya Daniel Johan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), untuk konsisten mengawal aspirasi warga Kalimantan.

Masyarakat dan lembaga pengawas juga diimbau aktif memantau penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan efektif di lapangan.

​Desakan ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah untuk mengevaluasi total manajemen krisis karhutla mulai dari kecukupan anggaran, sinergi antarlembaga, hingga kepastian perlindungan bagi warga terdampak.

Keputusan kini berada di tangan pemerintah pusat untuk menetapkan status bencana nasional sesuai regulasi yang berlaku demi menyelamatkan Kalimantan.

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Karhutla KalimantanBencana NasionalKebakaran HutanDaniel Johan
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

6 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...