Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Daya Beli Telur di Palu Fluktuatif, Pedagang Manonda Curhat!

Kontributor: Ibrahim Aji (Palu - Sulteng)|Editor: Redaksi Bedain|
Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 03.02 WIB
|
1 menit baca
Daya Beli Telur di Palu Fluktuatif, Pedagang Manonda Curhat!
Aktivitas penjualan telur ayam ras di lapak mobil pikap Pasar Inpres Manonda, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis pagi (15/10/2026). Pedagang mengaku tingkat penjualan harian masih belum stabil di tengah situasi ekonomi saat ini. (Dok. Ibrahim Aji /Palu-Sulteng, Bedain News)
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Harga telur stabil, tapi kok penjualan turun? Simak curhatan pedagang Pasar Manonda Palu soal daya beli masyarakat yang tak menentu.
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Kondisi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok, khususnya komoditas telur ayam ras, cenderung belum stabil di tengah situasi ekonomi saat ini.

2

Fenomena tersebut dirasakan langsung oleh para pedagang di Pasar Inpres Manonda, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis...

3

Salah seorang pedagang asal Boyaoge, Indra Kristianto (40), menyebutkan bahwa tingkat penjualan telur di lapaknya kerap berubah-ubah sepanjang pekan.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PALU - BEDAINNEWS.COM — Kondisi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok, khususnya komoditas telur ayam ras, cenderung belum stabil di tengah situasi ekonomi saat ini.

Fenomena tersebut dirasakan langsung oleh para pedagang di Pasar Inpres Manonda, Kelurahan Balaroa, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis pagi (15/10/2026).

Salah seorang pedagang asal Boyaoge, Indra Kristianto (40), menyebutkan bahwa tingkat penjualan telur di lapaknya kerap berubah-ubah sepanjang pekan.

Tingkat Penjualan Selalu Berubah-ubah

Indra, yang telah berjualan di kawasan Pasar Inpres Manonda selama kurang lebih tiga tahun, mengungkapkan bahwa pendapatan harian pedagang sangat bergantung pada kondisi keuangan konsumen.

"Pendapatan dan daya beli konsumen kadang berada di tingkat normal, namun tak jarang mengalami penurunan cukup signifikan," ujar Indra di lokasi pasar.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Kondisi penjualan yang tidak menentu ini membuat pedagang harus pandai mengelola pasokan barang agar tidak menumpuk dan mengalami kerusakan.

Harga Per Rak Relatif Terjangkau

Meskipun tingkat permintaan masyarakat cenderung fluktuatif, Indra memastikan bahwa harga jual telur ayam ras saat ini tergolong relatif stabil di pasaran.

Harga satu rak telur ayam ras dibanderol berkisar antara Rp50.000 hingga Rp55.000, bergantung pada ukuran fisik telur yang ditawarkan kepada pembeli.

Di tengah tantangan ekonomi, ia berharap pemerintah daerah dapat terus menjaga kestabilan maupun menurunkan harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Paling bagus ya harganya bisa turun lagi, supaya seluruh masyarakat bisa menikmati dan harganya terjangkau," pungkasnya.B

Kontributor: Ibrahim Aji (Palu - Sulteng)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Harga Telur PaluPasar ManondaDaya Beli MasyarakatEkonomi PaluTelur Ayam Ras
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...