Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM Bawang Goreng Keluhkan Omset Anjlok

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain|
Sabtu, 26 September 2026 pukul 07.29 WIB
|
1 menit baca
Daya Beli Menurun, Pelaku UMKM Bawang Goreng Keluhkan Omset Anjlok
Bahri, menjual bawang goreng sejak tahun 2023 dengan brand Toko Bawang Goreng Aisyah, Sabtu (26/9/26).
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
PALU - Adalah Bahri (41), seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penjual bawang goreng khas daerah asal Banggai, Sulteng mengeluhkan penuru...
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Bahri, yang telah menjalankan usaha berjualan bawang goreng sejak tahun 2023 dengan brand Toko Bawang Goreng Aisyah, mengungkapkan bahwa kondisi penjualan saat...

2

Omset penjualan dari tahun-tahun sebelumnya jika dibandingkan sekarang, sangat menurun sekali," ujar Bahri saat diwawancarai awak media Bedainnews.com, Sabtu...

3

Menurut Bahri, bahan baku bawang goreng yang ia jual dipasok dari wilayah Sigi dan Pantai Timur.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

PALU - SULTENG - BEDAINNNEWS.COM - Adalah Bahri (41), seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penjual bawang goreng khas daerah asal Banggai, Sulteng mengeluhkan penurunan omset penjualan dan merosotnya daya beli masyarakat secara drastis belakangan ini.

Bahri, yang telah menjalankan usaha berjualan bawang goreng sejak tahun 2023 dengan brand Toko Bawang Goreng Aisyah, mengungkapkan bahwa kondisi penjualan saat ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

"Omset penjualan dari tahun-tahun sebelumnya jika dibandingkan sekarang, sangat menurun sekali," ujar Bahri saat diwawancarai awak media Bedainnews.com, Sabtu, (26/9/2026) pukul 13.20 WITA di Pasar Inpres Manonda, Kelurahan Balaroa, Kota Palu.

Menurut Bahri, bahan baku bawang goreng yang ia jual dipasok dari wilayah Sigi dan Pantai Timur. Ia menjual bawang goreng dengan variasi harga yang beragam, mulai dari kemasan kecil seharga Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, hingga kemasan besar seharga Rp120.000.

Selain itu, ia juga menyediakan varian bawang goreng kering dengan kemasan berwarna ungu metalik serta produk kacang goreng dan kacang goyang. Ia menambahkan, dampak penurunan daya beli masyarakat dan efisiensi ekonomi juga membuat permintaan pengiriman ke luar kota terhenti total. Padahal sebelumnya, ia kerap menerima pesanan dari luar daerah.

"Untuk sekarang memang tidak ada lagi (permintaan luar kota), karena efisiensi ini yang bikin orang tidak belanja," tambahnya.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Menghadapi situasi sulit ini, Bahri berharap pemerintah dapat mengambil langkah nyata dan komitmen yang lebih baik untuk memulihkan perekonomian masyarakat.

"Harapannya supaya pemerintah lebih bagus lagi, supaya daya beli masyarakat itu bisa kembali lagi," tutur Bahri menutup perbincangan.*

Kontributor : Ibrahim Aji (Palu - Sulteng)

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:BahriGorengBawangAdalah BahriPALU - SULTENG
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...