Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Sosial

Pasca Penggusuran, Pedagang Sangihe Jualan di Kantor Desa

Kontributor: Iskandar (Sanghihe - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain|
Selasa, 3 November 2026 pukul 08.01 WIB
|
1 menit baca
Pasca Penggusuran, Pedagang Sangihe Jualan di Kantor Desa
Dampak penggusuran Pasar Lama Petta, pedagang kecil di Tabukan Utara Sangihe berharap penataan lapak strategis dari pemerintah daerah, Selasa (3/11/26). Dok: Iskandar/ Sangihe
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Akibat penggusuran Pasar Lama Petta, pedagang di Sangihe terpaksa jualan menempel di dinding kantor desa. Simak perjuangan mereka bertahan hidup!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Penggusuran dan pemindahan area Pasar Lama Petta, Kecamatan Tabukan Utara, beberapa tahun lalu menyisakan persoalan ruang usaha bagi para pedagang kecil di...

2

Salah satunya dialami Merina (49).

3

Demi menyambung hidup, ia terpaksa menempelkan lapak sederhananya pada dinding luar kantor Desa Petta agar tetap bisa menjajakan dagangannya di area jalur...

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

SANGIHE - BEDAINNEWS.COM — Penggusuran dan pemindahan area Pasar Lama Petta, Kecamatan Tabukan Utara, beberapa tahun lalu menyisakan persoalan ruang usaha bagi para pedagang kecil di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Salah satunya dialami Merina (49). Demi menyambung hidup, ia terpaksa menempelkan lapak sederhananya pada dinding luar kantor Desa Petta agar tetap bisa menjajakan dagangannya di area jalur perlintasan warga, Selasa (3/11/2026).

Merina yang bertahan sejak 2018 sangat berharap Pemkab Kepulauan Sangihe maupun pemerintah kampung memberi perhatian pada ketersediaan tempat usaha yang representatif jika kelak dilakukan penataan kembali.

"Kami berharap jika ada penataan, pemerintah dapat menyediakan tempat usaha yang strategis, terutama di kawasan pinggir jalan raya dan dekat pusat aktivitas masyarakat," ungkap Merina.

Lokasi di pinggir jalan raya dinilai sangat menentukan keberlangsungan usaha pedagang kecil karena berdekatan dengan pusat keramaian seperti kantor perbankan dan kompleks pertokoan.

Ketersediaan lapak yang tertata dan strategis diharapkan mampu menyerap pembeli sekaligus memperkuat perekonomian arus bawah di kawasan perbatasan.B

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp
Kontributor: Iskandar (Sanghihe - Sulut)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Pasar Lama PettaPenggusuran Pasar SangiheEkonomi SangihePedagang Kecil
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...