Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Dampak Kemarau, Harga Kol Tembus Rp50 Ribu di Sangihe

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain|
Jumat, 25 September 2026 pukul 02.56 WIB
|
1 menit baca
Dampak Kemarau, Harga Kol Tembus Rp50 Ribu di Sangihe
Harga sayur di pasar Naha, Kecamatan Tabukan Utara, melonjak tinggi, Jumat (25/09/2026)
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Harga sayuran di Pasar Naha Sangihe melonjak tajam akibat kemarau panjang. Harga kol meroket hingga Rp50 ribu per buah
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Kenaikan harga kebutuhan dapur di Kabupaten Kepulauan Sangihe kian meluas dan membebani daya beli masyarakat, Jumat (25/9/2026).

2

Tak hanya komoditas cabai, lonjakan harga signifikan kini melanda berbagai jenis sayuran segar di Pasar Naha, Kecamatan Tabukan Utara, hingga sejumlah pasar...

3

Harga Kol Naik Lebih dari Seratus Persen.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

SANGIHE - SULUT - BEDAINNEWS.COM — Kenaikan harga kebutuhan dapur di Kabupaten Kepulauan Sangihe kian meluas dan membebani daya beli masyarakat, Jumat (25/9/2026). Tak hanya komoditas cabai, lonjakan harga signifikan kini melanda berbagai jenis sayuran segar di Pasar Naha, Kecamatan Tabukan Utara, hingga sejumlah pasar tradisional lainnya di wilayah perbatasan tersebut.

Harga Kol Naik Lebih dari Seratus Persen

Pantauan di lokasi menunjukkan kenaikan harga terjadi hampir pada seluruh komoditas sayuran. Sayur pakis yang semula dijual Rp5.000 per ikat besar, kini melambung ke kisaran Rp10.000 hingga Rp12.500 per ikat. Kenaikan paling tajam terjadi pada komoditas kol ukuran besar yang sebelumnya Rp20.000, kini meroket hingga mencapai Rp50.000 per buah.

Sementara itu, harga labu juga mengalami penyesuaian dari Rp5.000 menjadi Rp10.000 per buah. Kondisi ini membuat para ibu rumah tangga dan pelaku usaha kuliner di Sangihe harus mengalokasikan anggaran ekstra demi memenuhi kebutuhan dapur harian.

Dampak Cuaca Kering Tiga Bulan

Fenomena lonjakan harga ini diduga kuat akibat dampak cuaca kering ekstrim yang melanda Kepulauan Sangihe selama lebih dari tiga bulan terakhir. Kondisi kekeringan tersebut mengganggu produktivitas hasil kebun petani lokal sehingga menekan pasokan komoditas sayuran di pasaran.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan dinas terkait segera melakukan intervensi pasar guna menstabilkan harga pasokan pangan dasar di wilayah perbatasan.#

Kontributor: Iskandar (Sangihe - Sulut)

Kontributor: Redaksi Bedain|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:harga sayur SangihePasar Nahakemarau Sangiheinflasi pangan Sangiheberita SangiheTabukan UtarabedainnewsSangihe - sulut
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...