PALU - BEDAINNEWS.COM ā Fenomena iklim El Nino memicu kemarau panjang yang menghantam sektor pertanian di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan kawasan perkebunan buah naga mengalami dehidrasi berat hingga terancam mengalami gagal panen total.
Dampak terparah merusak perkebunan milik petani lokal di kawasan Jalan Gunung Bulili, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Batang tanaman buah naga terpantau mengering, berubah warna menjadi kecokelatan, serta berkerut akibat krisis pasokan air bersih.
Kerugian dan Ancaman KematianMassal
Petani setempat, Hera, menuturkan bahwa kekeringan panjang kali ini membawa kerugian finansial sangat masif bagi usahanya.
Sebanyak 70 persen tanaman buah naga miliknya bahkan gagal memproduksi buah secara optimal sejak musim panas melanda.
"Kondisi tanaman berubah warna menjadi cokelat serta berkerut, sehingga hampir semua batang tidak menghasilkan buah," ujar Hera pada Rabu (14/10/2026).
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Hera mengkhawatirkan seluruh tanamannya akan mati mengering apabila gelombang panas ekstrem ini terus berlangsung dalam kurun waktu lama. Saat ini para petani lokal tengah memutar otak mencari solusi irigasi alternatif guna menyelamatkan perkebunan di tengah keterbatasan air.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!