PANDEGLANG - BANTEN - BEDAINNEWS.COM — Masjid Caringin atau Masjid Agung As-Salafie di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, terus berdiri kokoh menembus zaman, Kamis (24/9/2026).
Bangunan cagar budaya di Jalan Raya Carita tersebut menjadi saksi bisu dahsyatnya bencana letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883 sekaligus menjadi destinasi wisata religi favorit peziarah.
Kusen dan Empat Tiang Utama Tak Pernah Diganti
Pengurus Masjid Caringin, Toni (31), mengonfirmasi bahwa tempat ibadah bersejarah ini diperkirakan telah berdiri jauh sebelum letusan dahsyat Gunung Krakatau terjadi.
Bukti ketangguhan struktur bangunan tersebut terlihat pada material kayu kusen serta empat tiang penyangga utama atap masjid yang hingga kini belum pernah diganti.
Meski kompleks sekitar masjid telah berulang kali mengalami pemugaran dan renovasi modern, keberadaan empat tiang kayu utama tersebut tetap dipertahankan. Kualitas kayu masa lalu yang amat kuat membuat penyangga berusia ratusan tahun itu masih berfungsi sempurna menopang atap masjid.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Simbiosis Sejarah dan Ketokohan Syekh Asnawi
Selain ketangguhan fisiknya, daya pikat Masjid Caringin tak lepas dari rekam jejak ulama kharismatik Banten, Syekh Asnawi al-Bantani.
Keberadaan masjid ini kini bukan sekadar tempat ibadah rutin warga lokal, melainkan simbol sejarah Banten yang terus memikat kedatangan peziarah dari berbagai penjuru daerah.#
Kontributor: Yayan (Padeglang – Banten)

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!