PADANG - BEDAINNEWS.COM โ Pemerintah Provinsi Sumatera Barat secara resmi menghentikan sementara kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day/CFD) di Kota Padang, Minggu (18/10/2026).
Keputusan darurat ini diambil menyusul memburuknya kondisi kualitas udara di ibu kota Provinsi Sumbar tersebut yang kini telah menembus kategori berbahaya bagi kesehatan manusia.
Kebijakan penghentian aktivitas olahraga publik akhir pekan ini diumumkan langsung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Barat melalui surat pengumuman resmi tertanggal Sabtu, 17 Oktober 2026.
Penutupan area CFD ini berlaku secara menyeluruh di sepanjang koridor Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan Rasuna Said, Kota Padang.
Indeks Pencemar Udara Tembus Angka 324
Dalam pengumuman resminya, Dispora Sumbar memaparkan bahwa langkah tegas ini mendasarkan pada data pemantauan kualitas udara terkini yang dirilis oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat.
Berdasarkan pengukuran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), kualitas udara di Kota Padang telah mencapai angka 324, yang secara teknis masuk dalam status kategori berbahaya.
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Tingginya angka pencemaran udara tersebut menjadi pertimbangan utama pemerintah daerah untuk membekukan sementara aktivitas CFD, demi meminimalisasi risiko paparan racun polusi udara terhadap warga yang biasa berolahraga di kawasan tersebut.
Imbauan Wajib Gunakan Masker
Penghentian sementara CFD ini menjadi perhatian serius publik Kota Padang. Pasalnya, jalur SudirmanโRasuna Said saban akhir pekan selalu dipadati ribuan warga untuk berolahraga, berjalan santai, hingga berekreasi bersama keluarga.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengimbau masyarakat luas untuk terus memantau perkembangan pembaruan informasi kualitas udara secara berkala.
Warga juga disyaratkan untuk tetap menggunakan masker pelindung pernapasan dan mengurangi aktivitas fisik berat apabila terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan.B

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!