Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News — Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Berita

Terancam Musnah! Cagar Budaya di Selayar Lingga Butuh Aksi

Kontributor: Awalludin (Lingga – Kepulauan Riau)|Editor: Redaksi Bedain|
Kamis, 15 Oktober 2026 pukul 04.34 WIB
|
1 menit baca
Terancam Musnah! Cagar Budaya di Selayar Lingga Butuh Aksi
Tokoh budayawan Kecamatan Selayar, Said Abdullah (kanan), saat diwawancarai wartawan Bedain News di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Kamis (15/10/2026). (Dok. Awalludin, Lingga-Kepri / Bedain News)
🚀 SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
Cagar budaya Selayar di Lingga terancam rusak! Budayawan desak pemerintah gerak cepat sebelum sejarah hilang selamanya. Simak faktanya di sini!
⚡ 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Keberadaan sejumlah cagar budaya di Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, menjadi perhatian serius tokoh budayawan setempat, Said Abdullah.

2

Ia mendesak pihak berwenang pelestarian cagar budaya di Batusangkar serta pemerintah agar memberikan perhatian nyata terhadap peninggalan sejarah yang terancam...

3

Pernyataan tersebut disampaikan Said Abdullah saat ditemui di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kamis (15/10/2026).

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

LINGGA - BEDAINNEWS.COM — Keberadaan sejumlah cagar budaya di Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, menjadi perhatian serius tokoh budayawan setempat, Said Abdullah.

Ia mendesak pihak berwenang pelestarian cagar budaya di Batusangkar serta pemerintah agar memberikan perhatian nyata terhadap peninggalan sejarah yang terancam rusak.

Pernyataan tersebut disampaikan Said Abdullah saat ditemui di Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kamis (15/10/2026).

Simpan Jejak Sejarah dan Identitas Daerah

Menurut Said, cagar budaya bukan sekadar bangunan tua atau benda peninggalan masa lalu, melainkan identitas yang menyimpan jejak nilai kebudayaan masyarakat.

"Jika dibiarkan tanpa perhatian dan upaya pelestarian, kita khawatir cagar budaya di Kecamatan Selayar akan hilang. Generasi mendatang bisa kehilangan bagian penting dari sejarah daerahnya," ujar Said Abdullah kepada Bedainnews.com.

📲 KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Ia mengingatkan bahwa tanpa langkah pelindungan yang konkret, berbagai objek bersejarah tersebut terancam mengalami kerusakan hingga punah.

Perlu Pendataan dan Penanganan Langsung

Desakan ini menjadi pengingat bahwa pelestarian warisan sejarah membutuhkan aksi nyata di lapangan, mulai dari pendataan, peninjauan kondisi fisik, hingga perawatan berkala.

Instansi berwenang diharapkan turun langsung mengidentifikasi kondisi fisik objek di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta warga lokal.

Upaya penyelamatan sejak dini penting dilakukan agar warisan sejarah di Bunda Tanah Melayu ini tetap terjaga utuh sebagai bagian dari kekayaan budaya Kabupaten Lingga.B

Kontributor: Awalludin (Lingga – Kepulauan Riau)|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Cagar Budaya LinggaKecamatan SelayarPelestarian BudayaSejarah Melayu
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS • GoPay • OVO • Dana • ShopeePay
✨ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

2 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...