Today | Kamis, 5 November 2026
TOPIK HANGAT
Selamat datang di Bedain News โ€” Portal Berita Terpercaya
Alih Bahasa Berita (AI):
Ekonomi & Bisnis

Cabai Rawit Tembus Rp80 Ribu, Pedagang Gorengan Omset Turun 50 Persen

Kontributor: Adjurama Gustijah|Editor: Redaksi Bedain|
Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 23.13 WIB
|
1 menit baca
Cabai Rawit Tembus Rp80 Ribu, Pedagang Gorengan Omset Turun 50 Persen
Mesi tetap bertahan berjualan gorengan, walaupun bahan baku naik
๐Ÿš€ SLOT MITRA & SPONSOR

Perluas Jangkauan Bisnis & Brand Anda Bersama Kami

Tempatkan iklan usaha, banner, atau advertorial Anda di hadapan pembaca setia Bedain News.

Hubungi Redaksi
Dengarkan Berita AI
Dengarkan isi artikel layaknya podcast saat Anda sedang beraktivitas.
Kecepatan:
BUKITTINGGI, Bedainnews.com - Gorengan masih menjadi pilihan warga untuk menikmati sore bersama keluarga. Namun, di balik jajanan sederhana itu, pedagang k...
โšก 3 DETIK PAHAMIntisari Berita

Poin Kunci Yang Perlu Anda Tahu

1

Kondisi itu dirasakan Mesi (21), penjual Gorengan Ortega di Simpang Tanjung Alam, Jalan Hafidz Jalil, Kelurahan Birugo, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota...

2

Selama setahun terakhir, ia menjalankan usaha secara mandiri menggunakan gerobak sendiri sekaligus membantu orang tuanya.

3

Mesi menjual beragam jenis gorengan, mulai dari tahu isi, bakwan, tempe, godok, pisang cokelat, hingga risoles.

Dirangkum otomatis untuk baca kilatGulir ke bawah untuk naskah lengkap

BUKITTINGGI - BEDAINNEWS.COM โ€“ Gorengan masih menjadi pilihan warga untuk menikmati sore bersama keluarga. Namun, di balik jajanan sederhana tersebut, pedagang kecil harus menghadapi kenaikan harga bahan baku yang turut membebani usaha mereka.

Kondisi itu dirasakan Mesi (21), penjual Gorengan Ortega di Simpang Tanjung Alam, Jalan Hafidz Jalil, Kelurahan Birugo, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, Kota Bukittinggi. Selama setahun terakhir, ia menjalankan usaha secara mandiri menggunakan gerobak sendiri sekaligus membantu orang tuanya.

Mesi menjual beragam jenis gorengan, mulai dari tahu isi, bakwan, tempe, godok, pisang cokelat, hingga risoles. Namun, ia mengaku omzet penjualannya kini turun hingga 50 persen dibandingkan biasanya.

โ€œSekarang pemasukan menurun dari biasanya, bahkan berkurang sampai lima puluh persen,โ€ ungkap Mesi, Jumat (23/10/2026).

Di tengah penurunan omzet, kenaikan harga bahan baku turut menambah beban usahanya. Harga cabai rawit yang digunakan sebagai pelengkap gorengan mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga ketan hitam yang sebelumnya berkisar Rp8 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp22 ribu.

๐Ÿ“ฒ KOMUNITAS RESMI BEDAIN NEWS

Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!

Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.

Gabung WhatsApp

Mesi telah tinggal di Bukittinggi selama delapan tahun.

Sebelum berjualan di lokasi saat ini, ia pernah menjajakan gorengan selama tiga tahun di Pakan Sinayan, Koto Tuo, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Orang tuanya berasal dari Tegal dan telah puluhan tahun merantau di Padang Luar, Kabupaten Agam.

Untuk menunjang usahanya, Mesi menyewa toko dengan biaya Rp12 juta per tahun. Tempat tersebut digunakan untuk mengolah bahan baku sekaligus beristirahat. Sementara itu, gerobak dagangannya ditempatkan di depan toko dan dilengkapi bangku panjang bagi pelanggan yang ingin menikmati gorengan di tempat.

Meski menghadapi penurunan omzet dan kenaikan harga bahan baku, Mesi tetap berupaya mempertahankan usaha kecilnya. Ia terus berjualan di tengah tantangan biaya produksi yang meningkat dan pendapatan yang berkurang. B

Kontributor: Adjurama Gustijah|Editor: Redaksi Bedain
TOPIK:Gorenganharga cabai naiksembakoBukittinggi
Dukungan Pembaca 100% Untuk Riset Redaksi

Dukung Jurnalisme Independen Bedain News

Bantu tim redaksi kami tetap menyajikan berita berimbang, tajam, dan bebas pengaruh dengan mentraktir secangkir kopi.

PILIH PAKET APRESIASI:Dukungan segar untuk 1 laporan independen
Traktir Rp 15.000 Sekarang QRIS โ€ข GoPay โ€ข OVO โ€ข Dana โ€ข ShopeePay
โœจ RESPONS PEMBACA

Bagaimana reaksi Anda terhadap artikel ini?

1 pembaca telah memberikan respons

Komentar & Diskusi Pembaca

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Memuat komentar...