SERANG - BANTEN - BEDAINNEWS.COM — Pemanfaatan infrastruktur Bendungan Sindang Heula di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, terus dioptimalkan untuk menopang ketahanan pangan dan mereduksi potensi banjir di wilayah Provinsi Banten.
Pembangunan fasilitas penyedia air ini memberikan dampak berantai pada sektor pertanian lokal. Berdiri di atas lahan seluas 150 hektar, Proyek Strategis Nasional (PSN) ini memiliki kapasitas tampung total mencapai 14 juta meter kubik, dengan volume tampungan efektif sebesar 9 juta meter kubik.
Fasilitas utama bendungan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air bagi Daerah Irigasi Cibanten seluas 1.000 hektar dengan alokasi debit 0,80 meter kubik per detik. Penyaluran pasokan air yang stabil dari waduk ini ditargetkan mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) hingga 300 persen, sehingga para petani lokal dapat melakukan aktivitas penanaman hingga tiga kali dalam setahun.
Selain menopang sektor pertanian, keberadaan waduk ini berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir di wilayah Kabupaten dan Kota Serang dengan kapasitas penampungan banjir sebesar 1,5 juta meter kubik. Infrastruktur sumber daya air tersebut juga memiliki potensi pembangkit energi alternatif lewat Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) sebesar 0,4 megawatt serta pengembangan area rekreasi air.
Secara teknis, perancangan kawasan penampungan air ini berawal dari studi kelayakan tahun 1992, yang kemudian dirintis proses konstruksinya oleh Kementerian PUPR bersama Pemerintah Provinsi Banten pada rentang tahun 2015 hingga 2018.
Pengoperasian sarana ini diimbangi dengan strategi optimalisasi, pemeliharaan, operasional, dan rehabilitasi (OPOR) secara berkala guna menjamin keamanan serta daya guna bangunan secara jangka panjang.(*)
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Kontributor : Timan (Serang - Banten)

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!