LINGGA - KEPRI - BEDAINNEWS.COM — Pasar Desa Penuba, Kecamatan Selayar, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mendadak diselimuti asap pekat dan membuat kawasan pasar tampak sepi, Jumat (25/9/2026) sekira pukul 09.45 WIB.
Kondisi buruk tersebut bukan disebabkan kabut pagi biasa, melainkan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di wilayah Lingga dan sekitarnya.
Jarak Pandang Berkurang dan Warga Mengeluh Mata Perih
Pantauan di lokasi menunjukkan pekatnya asap memangkas jarak pandang secara drastis di area pasar. Meski kondisi udara kian memburuk dan membahayakan kesehatan, para pedagang terpaksa tetap membuka lapak demi menyambung hidup dan melayani pembeli seadanya.
Kondisi paparan asap pekat tersebut memicu keluhan fisik dari warga yang beraktivitas di sekitar pasar. Sejumlah pedagang dan pengunjung mengaku mengalami perih pada mata hingga sesak napas saat menghirup udara yang terkontaminasi materi kebakaran.
Masyarakat Pertanyakan Pengawasan Bencana Lingkungan
Dapatkan Peringatan Berita Terkini Langsung di WhatsApp Anda!
Bergabung bersama ribuan pembaca lainnya untuk mendapatkan update berita pilihan.
Fenomena masuknya asap Karhutla ke pemukiman dan pusat ekonomi warga ini memicu keprihatinan mendalam di kalangan masyarakat Selayar. Warga mempertanyakan titik pasti sumber pembakaran serta tindak lanjut instansi berwenang dalam mengawasi dan menindak tegas pelaku pembakaran lahan.
Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Lingga dan aparat penegak hukum segera turun tangan mengendalikan titik api serta melakukan langkah mitigasi dampak kesehatan bagi warga.#
Kontributor: Awalludin (Lingga - Kepri)

Komentar & Diskusi Pembaca
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!